Kabar Kalsel

News Video : Dendam Lama, Arma Habisi Nyawa Thamberin Menggunakan Tombak Dan Parang

Muhammad Thamberin (40) tewas akibat dibacok oleh Arma (22) warga Sungai Jeranih RT 01 Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten HST, Kalsel

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI - Muhammad Thamberin (40) tewas mengenaskan akibat dibacok oleh Arma (22) warga Sungai Jeranih RT 01 Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Keduanya berprofesi sebagai petani. Baik tersanggka maupun pelaku sehari-hari bertani.

Rupanya, yang mengakibatkan Arma menombak Thamberin karena sebelumnya Thamberin pernah membacok Arma. Dendam tak bisa diakhiri, Arma pun membalas lebih tragis lagi.

Ya, Thamberin tewas dengan banyak luka tusukan. Bahkan, leher bagian belakang robek. Di lengan kanan juga masih tertancap tombak untuk menombak ikan alias serapang.

Warga Kertak Hanyar Tangkap Piton Sepanjang 3,5 Meter, Sering Memangsa Ayam Warga

Kepala Kemenag Kapuas Serahkan SK Kenaikan Pangkat Untuk 40 ASN, Ini Pesannya

Korban Kebakaran Ditampung di Tenda Pengungsian Tugu Soekarno

Kejadian tersebut dilakukan di Desa Kudung Sungai Jeranih Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada pukul 11.00 Wita, Minggu (3/2/2019). Saat korban ke Desa Kudung Sungai Jeranih tak pikir panjang, tersangka langsung menyerang korban.

Rupanya, yang menyebabkan Arma tega membunuh Thamberin karena dendam lama. Apalagi, korban lernah membacok tersanggka.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo, mengatakan motif penganiyaan berujung korban jiwa karena dendam lama antara pelaku dengan korban.

"Karena pelaku pernah di bacok oleh korban. Sehingga saat korban melintas langsung dikejar oleh pelaku dan langsung dibacok oleh pelaku. Pelaku melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud pasal 351 Ayat ( 3 ) atau pasal 338," bebernya.

Polisi juga mengamankan sebilah tombak ikan (serapang, red), pakain korban, sebilah parang lengkap dengan kumpang berwarna cokelat muda terbuat dari kayu. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved