Titi Wati Wanita Tergemuk Kalteng

VIDEO: Usai Operasi, Titi Wati Wanita Tergemuk di Kalteng Rasakan Hal Beda Ini

Rencana pemulangan Titi Wati (37) pasien obesitas dengan bobot 220 kilogram yang juga merupakan wanita terberat di Kalimantan Tengah, terus dipersiapk

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Rencana pemulangan Titi Wati (37) pasien obesitas dengan bobot 220 kilogram yang juga merupakan wanita terberat di Kalimantan Tengah, terus dipersiapkan pihak rumah sakit.

Kondisi Titi Wati yang terus membaik paskaoperasi bariatrik atau pengecilan lambung yang dilakukan oleh tim medis gabungan dokter ahli dari Bali dan Kalteng, sepekan yang lalu.

Pihak rumah sakit saat ini mempersiapkan rencana pemulangan Titi Wati, bukan hanya sekadar memindahkan begitu saja, tetapi pihak rumah sakit juga menyiapkan tim untuk memantau pasien saat di rumahnya nanti.

Kondisi Terkini Titi Wati, Tim Kesehatan Terus Pantau Pasien Obesitas Sebelum Diperbolehkan Pulang

Viral Mie Ayam Rp 2.000, Ternyata Ada Kisah Pilu di Baliknya, Ini Videonya

Wakil Direktur RS Doris Sylvanus Palangkaraya, dr Theodorus Sapta Atmadja, Senin (21/1/2019) mengatakan, pihaknya belum melakukan evakuasi atau memulangkan pasien Titi Wati ke rumahnya.

"Banyak yang harus kami persiapkan untuk memulangkannya, seperti menyiapkan petugas dari Dinsos maupun Dinkes juga pihak rumah sakit untuk melakukan pemantauan saat pasien dirumahnya," ujarnya.

Dikatakannya, saat di rumah nantinya akan dipantau oleh ahli gizi melalui petugasnya yang akan terus memantau pemberian makanannya, dan pergerakan atau aktivitasnya.

"Ini, yang masih kami berikan cara diet dan pemberian makanan terhadap pasien Titi, jangan sampai operasi berhasil tetapi dalam pemberian pola makannya malah kacau, kami ajari keluargnya untuk cara pemberian makanan untuk pasien Titi setiap harinya, baik jenis makanan, takarannya maupun pola makananya," ujarnya.

Sementara itu, Pasien Titi Wati sendiri mengatakan, paskaoperasi dia merasa sudah sangat nyaman ketika bergerak dan sudah bisa berbaring dan tubuhnya pun sudah bisa miring, dan bagian tangan dan kakinya terasa mengecil.

"Saya merasa nyaman sekali hari ini adalah hari kesebelas saya disini, dan memang sangat terasa nyaman, jika memang diminta untuk pulang saya siap saja, anak saya juga diajari untuk cara memberikan makan saya selama di rumah, kami siap saja ," ujarnya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved