Kabar Kalimantan

Kampanye di Rumah Ibadah, Caleg Ini Jadi Tersangka

Ia mengungkapkan, barang bukti yang saat ini ia sita adalah berupa sebuah handphone yang berisi rekaman suara pembicaraan caleg saat kampanye, video

Kampanye di Rumah Ibadah, Caleg Ini Jadi Tersangka
Tribunkaltim.co/ Fachmi Rachman
Tim Gakumdu Bawaslu Kita Balikpapan membuat laporan tindak pidana pelanggaran kampanye di Ruang SPK Polres Balikpapan, Senin (21/1/2019). Tim Gakumdu melaporkan pelanggaran kampanye Yang dilakukan oleh caleg di sebuah rumah ibadah beberapa waktu lalu. Kini caleg tersebut telah ditetapkan tersangka 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Gakumdu Bawaslu Kota Balikpapan telah melimpahkan berkas dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu 2019 yang dilakukan oleh Ali Mansur ke Polres Balikpapan

Penyerahan berkas laporan oleh Gakumdu Bawaslu ke Polres Balikpapan dilakukan pada Senin (21/1/2019) sekitar 10.00 wita siang tadi.

Diketahui, Ali Mansur merupakan calon legislatif (caleg) DPRD Kota Balikpapan asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dapil Balikpapan Barat.

Kepala Daerah Kampanye Saat Jam Kerja Harus Ijin Pimpinan

Kondisi Terkini Titi Wati, Tim Kesehatan Terus Pantau Pasien Obesitas Sebelum Diperbolehkan Pulang

Kini kasus tersebut tengah ditangani Tipidter Satreskrim Polres Balikpapan, dan status terlapor kini menjadi tersangka. 

Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Makhfud Hidayat mengungkapkan, dirinya telah secara resmi menerima laporan kepolisian terkait adanya dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan Ali Mansur dalam kampanyenya di tempat ibadah.

"Saat ini kita di reskrim Polres Balikpapan yang juga terdapat personel yang tergabung di gakumdu tengah menyiapkan berkas perkaranya selama 14 hari sejak laporan ini kami terima," jelasnya.

Lanjutnya, setelah selesai menyiapkan berkas perkara sekitar dua minggu, dirinya akan menyerahkan berkas kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Balikpapan.

"Terlapor akan kita periksa ulang dalam bentuk BAP karena kemarin masih berupa intrograsi," ujarnya, Senin (21/1/2019).

Ia mengungkapkan, barang bukti yang saat ini ia sita adalah berupa sebuah handphone yang berisi rekaman suara pembicaraan caleg saat kampanye, video rekamannya, dan foto-foto saat kegiatan.

Makhfud menegaskan, dalam undang-undang pemilu, walaupun tanpa adanya pemeriksaan dari tersangka saat dipanggil, menurutnya itu sudah cukup kuat. Status terlapor saat ini masuk sudah menjadi tersangka.

"Jadi, Undang-Undang Pemilu membolehkan polisi menyidik tanpa kehadiran tersangka," tuturnya. (*) 

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Ditangani Polres Balikpapan, Caleg yang Kampanye di Rumah Ibadah Jadi Tersangka, http://kaltim.tribunnews.com/2019/01/21/ditangani-polres-balikpapan-caleg-yang-kampanye-di-masjid-jadi-tersangka.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved