Kalteng Kita

Lebih 17 Ribu Buku Nikah Dibakar di Kanwil Kemenag Kalteng, Ini Penyebabnya

Pemusnahan dilakukan di halaman belakang Lingkungan Asrama Haji Al-Mabrur Palangkaraya, dengan cara dibakar sehingga buku nikah stok

Lebih 17 Ribu Buku Nikah Dibakar di Kanwil Kemenag Kalteng, Ini Penyebabnya
Tribunnews & Istimewa
Ilustrasi- buku nikah 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 17 ribu buku nikah stok lama yang belum dipakai yang ada di Kantor Kanwil Kemenag Kalteng , Kamis (16/1/2019) dimusnahkan, agar tidak disalahgunakan.

Pemusnahan dilakukan di halaman belakang Lingkungan Asrama Haji Al-Mabrur Palangkaraya, dengan cara dibakar sehingga buku nikah stok lama tersebut tidak bisa dipakai atau disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Pembakaran blangko nikah dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Kalteng, H Suriannor didampingi Kabid Bimas Islam, HM Asbli dan disaksikan pegawai Kemenag dan lembaga terkait lainnya di Palangkaraya.

Lebih Simpel dan Bisa Dimasukkan ke Dompet, Kemenag Luncurkan Kartu Nikah

Mahasiswi Selingkuhan Dosen PTN Kupang Curhat Berantai di Medsos

Kepala Bidang Bimas Islam, HM Asbli mengungkapkan, pembakaran blangko nikah tersebut, mengacu pada surat keputusan Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, H Masrawan nomor 927/Kw.15.1/1-e/Ks.01.2/09/2018 yang memerintahkan memusnahkan buku nikah stok lama tersebut.

“Eksekusi pemusnahan buku tersebut, sesuai surat perintah Kanwil Kemenag, yang memerintahkan, agar buku stok lama tersebut segera memusnahkan dengan cara membakar sebanyak 17.116 pasang buku nikah model NA dan 76 duplikat buku nikah model DN,” ucapnya.

Pembakaran blangko nikah tersebut, dilakukan karena sudah tidak terpakai lagi, sehingga khawatir disalahgunakan oleh orang yang tidak bertangungjawab.

“Buku nikah yang dimusnahkan merupakan cetakan lama, dibakar, karena sudah ada buku nikah cetakan baru," ujarnya.

Dikatakan, Kemenag sudah meluncurkan kartu nikah baru yang jauh lebih simpel karena ukurannya seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau ATM, jadi bisa dimasukan ke dalam saku atau disimpan di dompet.

"Kartu nikah baru lebih praktis hanya berupa kartu yang bisa dibawa kemana saja dengan mudah," ujarnya.

HM Asbli meyakini kartu nikah model baru yang diluncurkan Menteri Agama RI beberapa waktu lalu tersebut, akan lebih maksimal merekam dokumen administrasi pernikahan warga Kalteng, karena pembuatannya bisa lebih cepat dan data mudah didapat. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved