Tiket ke Luar Negeri Lebih Murah Ketimbang Harga Domestik, Guru Besar Unsyiah: Aneh

tingginya harga tiket membuat masyarakat berpikir dua kali untuk terbang langsung ke Jakarta atau memilih transit di Kuala Lumpur (KL) sebelum ke Jaka

Tiket ke Luar Negeri Lebih Murah Ketimbang Harga Domestik, Guru Besar Unsyiah: Aneh
SERAMBINEWS.COM
Jasman J Ma'ruf, guru besar ekonomi bidang pemasaran (marketing) yang kini menjabat sebagai Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, memberikan pendapat terkait mahalnya harga tiket penerbangan domestik (dalam negeri). 

TRIBUNKALTENG.COM, BANDA ACEH - Harga tiket penerbangan domestik (dalam negeri) yang mahal, terutama dari Aceh ke Jakarta, menimbulkan berbagai spekulasi dan prediksi di kalangan masyarakat Aceh.

Banyak orang  bertanya-tanya, apa sih penyebab sehingga harga tiket penerbangan domestik di wilayah ini sangat mahal?

Guru Besar Unsyiah, Prof Dr Jasman J Ma'ruf MBA yang dimintai tanggapannya terkait mahalnya harga tiket transportasi udara jalur domestik mengatakan seharusnya konsumen tidak memikul beban dari persoalan yang membelit maskapai, karena kebijakan seperti itu akan merugikan maskapai itu sendiri.

"Memang beberapa hari lalu sudah tampak ke permukaan tiket domestik gila-gilaan, justru ke luar negeri lebih murah, kan aneh itu," kata guru besar ekonomi bidang pemasaran (marketing) yang kini menjabat sebagai Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.

Dari Kabar Merger Citilink Hingga Jual Tiket 100 Ribu, Lion Air Berjuang Kembalikan Kepercayaan

Dosen Bergelar Doktor Digerebek Istri, Selingkuh dengan Mahasiswi, Ini Sosoknya

Menjawab Serambi melalui telepon, Jumat (11/1/2018) malam, Jasman mengatakan dengan tingginya harga tiket membuat masyarakat berpikir dua kali untuk terbang langsung ke Jakarta atau memilih transit di Kuala Lumpur (KL) sebelum ke Jakarta.

Di sisi lain, Jasman juga meminta Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) untuk membuka suara guna mengkritisi kebijakan terkait harga tiket pesawat.

Menurut Jasman, YLKI perlu menyikapi masalah tersebut karena menyentuh langsung kepetingan konsumen.

"Kita mendorong pihak YLKI untuk bersuara. Kalau ketika pilot Garuda mau mogok mereka mengatakan itu merugikan konsumen, tapi kenapa saat harga tiket naik mereka diam saja. Seharusnya ada kepekaan dari pihak YLKI," kata Jasman.

Jika fenomena itu terus dipertahankan oleh pemerintah, Jasman meminta agar Pemerintah Indonesia membuka diri dengan memberikan izin penerbangan AirAsia melayani rute domestik dari Aceh ke Jakarta.

"Kalau kita lihat harga tiket hari ini memang cukup tinggi dan muncul kerisauan bagi kita. Kita lihat Lion Air juga naik dengan mengenakan biaya bagasi. Inikan cara lain menaikkan harga," ujar Jasman.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved