Kasus Suap Bupati Nonaktif Purbalingga, Ganjar Pranowo Disebut Setor Uang Rp 100 Juta

Tasdi memang menyebut bahwa semua uang yang ia terima dari berbagai pihak itu, digunakannya untuk berbagai keperluan di partai.

Kasus Suap Bupati Nonaktif Purbalingga, Ganjar Pranowo Disebut Setor Uang Rp 100 Juta
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Terdakwa Bupati Nonaktif Purbalingga Tasdi saat memberikan keterangan di depan majelis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (7/1/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, SEMARANG - Persidangan perkara dugaan suap dan gratifikasi yang dilakukan Bupati Nonaktif Purbalingga ini digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang.

Dalam sidang itu, nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, disebut-sebut dalam persidangan Bupati Nonaktif Purbalingga, Tasdi.

Terdakwa Tasdi menyebutkan hal itu secara gamblang di depan majelis hakim, yang dipimpin oleh Hakim Antonius Widijantono, Senin (7/1/2018).

Ganjar Pranowo disebut turut serta menyetor sejumlah uang, yakni Rp 100 juta kepada Bupati Nonaktif Purbalingga.

Dipanggil KPK, Ganjar Minta Jadwal Ulang

Tak Ketahuan Anggota dan Admin, Ini 2 Langkah Mudah Keluar dari Grup WhatsApp

“Uang itu, diberikan langsung oleh ajudan Ganjar Pranowo, di kediaman saya di Purbalingga bulan Mei 2018 lalu. Kebetulan Pak Ganjar saat itu, ada acara di Purbalingga, kemudian mampir ke kediaman saya,” ujarnya, lantang.

Pria yang juga merupakan mantan Ketua DPC PDIP Purbalingga itu, membeberkan, jika uang tersebut, diberikan untuk operasional partai, dalam rangka pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo-Taj Yasin didalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng.

“Uang tersebut, sama halnya pemberian dari Wakil Ketua DPR RI, Utut Adianto, yang ditujukan untuk kebutuhan partai. Meski jumlah yang saya dan Pak Utut sebutkan berbeda, beberapa waktu lalu, semua uang itu untuk keperluan partai,” jelasnya.

Tasdi memang menyebut bahwa semua uang yang ia terima dari berbagai pihak itu, digunakannya untuk berbagai keperluan di partai.

Meski ia juga menyebut, semua uang itu tidak dilaporkannya ke bendahara partai, melainkan ia gunakan secara langsung.

“Uang yang dari Pak Ganjar senilai Rp 100 juta itu, belum sempat saya gunakan, karena saya sudah tertangkap oleh KPK terlebih dahulu. Uang dari Pak Utut jumlahnya Rp 180 juta, tapi Pak Utut menyebut Rp 150 juta di keterangannya tempo lalu,” papar Tasdi. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Sidang Bupati Nonaktif Purbalingga, Gubernur Ganjar Pranowo Disebut Setor Uang Rp 100 Juta, http://jateng.tribunnews.com/2019/01/07/sidang-bupati-nonaktif-purbalingga-gubernur-ganjar-pranowo-disebut-setor-uang-rp-100-juta

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved