Pelantikannya Sebagai Kepala BNPB Mendadak Ditunda, Ternyata Ini Sosok Letjen Doni Monardo

Namun entah karena apa, pelantikan yang dijadwalkan dilakukan di Istana Negara hari ini, Rabu pagi 2 Januari 2019 itu mendadak dibatalkan karena

Pelantikannya Sebagai Kepala BNPB Mendadak Ditunda, Ternyata Ini Sosok Letjen Doni Monardo
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Letjen TNI Doni Monardo saat masih menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer III/ Siliwangi dengan pangkat Mayjen. 

TRIBUNKALTENG.COM - Rencana Presiden Jokowi melantik Letjen Doni Monardo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggantikan Willem Rampangilei sempat santer di kalangan awak media.

Namun entah karena apa, pelantikan yang dijadwalkan dilakukan di Istana Negara hari ini, Rabu pagi 2 Januari 2019 itu mendadak dibatalkan karena alasan Presiden Jokowi harus berangkat meninjau korban bencana tsunami Lampung.

Pembatalan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Hal yang sama juga disampaikan Juru Bicara Presiden, Johan Budi SP. 

Hasil Liga Inggris, Arsenal Tetap di Posisi 5 Usai Tekuk Fulham 4-1

Godin, Luis, dan Juanfran Asuhan Diego Simeone Dilepas Atletico Madrid Akhir Musim Ini

Tanah Longsor di Cisolok Sukabumi, 15 Orang Meninggal, 20 Orang Diduga Tertimbun

"Mohon maaf, pelantikan Kepala BNPB tidak jadi besok, ditunda. Barusan Mensesneg memberi tahu penundaan pelantikan Kepala BNPB yang baru," ungkap Johan Budi SP saat dikonfirmasi wartawan, kemarin, Selasa (1/2/2019).

Siapakah Doni Monardo?

Pria dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal TNI ini adalah perwira tinggi TNI-AD yang sejak 14 Maret 2018 menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sesjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas).

Mengutip Wikipedia, Letnan Jenderal Doni Monardo memiliki pengalaman di Satuan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan memiliki pengalaman teritorial sebagai Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

Karier di Kopassus Doni Monardo jalani mulai tahun 1986 sampai dengan 1998. Doni Monardo adalah pajurit tempur. Terbukti, selama di Kopassus dia pernah diterjunkan di Timor Timur, Aceh dan daerah lain. Selepas dari penugasan di Kopassus, Doni Monardo ditugaskan di Batalyon Raider di Bali.

Posisi ini dia pegang mulai tahun 1999 hingga 2001. Setelahnya, Doni Monardo ditarik di Paspampres sampai dengan tahun 2004 dan kemudian mengikuti pelatihan counter terroris yang dilaksanakan di Korea Selatan.

Doni Monardo kembali ditugaskan ke Aceh tahun 2005 sampai dengan 2006, lalu kembali ditarik ke Jakarta bergabung dengan Paspampres. Tak lama kemudian, Doni Monardo ditugaskan di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dengan penempatan di Makassar.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved