Kalteng Kita

Palangkaraya dan Sampit Alami Inflasi Tertinggi Keenam Nasional, Ini yang Mempengaruhinya

Inflasi di Palangkaraya terutama dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (3,49 persen) dan

Palangkaraya dan Sampit Alami Inflasi Tertinggi Keenam Nasional, Ini yang Mempengaruhinya
tribunkalteng.com/fathurahman
BPS Kalteng saat menjelaskan soal inflasi tertinggi di Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Selama Desember 2018 angka inflasi di Kalteng yang dipatok untuk dua Kota yakni Sampit dan Palangkaraya, masuk peringkat ke enam tertinggi tingkat nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, yang dilansir Kepala BPS Kalteng, Yomin Tofri, Rabu (2/1/2019), dua kota di Kalteng yakni Sampit dan Palangkaraya inflasi tertinggi, peringkat ke enam kota se Indonesia.

Dari 82 kota pantauan IHK nasional, 80 kota mengalami inflasi dan dua kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kupang (2,09 persen) dan deflasi tertinggi di Sorong (0,15 persen),

Kendalikan Inflasi, Pemerintah dan Bank Indonesia Sepakati Dua Langkah Strategis

Dua Bulan di Kolong Rumah Tanpa Alas, Kaki Muji Dibiarkan Terikat Rantai

"Terjadi inflasi di Palangkaraya (1,07 persen) dan Sampit (1,47  persen). Kedua kota tersebut menempati peringkat ke-13 dan ke-6 kota inflasi tertinggi di tingkat nasional," ujar Kepala BPS Kalteng.

Inflasi di Palangkaraya terutama dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada kelompok transportasi, komunikasi, dan  jasa keuangan (3,49 persen) dan bahan makanan (2,05 persen).

Sedangkan, inflasi di Sampit terutama juga dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (5,51 persen) dan bahan makanan (1,85 persen).

Dia menyebut, berdasarkan dua kota acuan, Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi (1,21 persen) yang diikuti oleh laju inflasi tahun kalender (4,52 persen) dan inflasi tahun ke tahun (4,52 persen).

"Komponen kebijakan harga yang diatur pemerintah (administered prices) memiliki andil tertinggi terhadap tingkat  inflasi di Palangkaraya (0,61 persen) dan Sampit (0,88 persen).

banjarmasinpost.co.id/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved