Kabar Kalsel

Dua Bulan di Kolong Rumah Tanpa Alas, Kaki Muji Dibiarkan Terikat Rantai

Beralas tanah dan tanpa dinding, Muji (24) menjalani hari-harinya di kolong rumah.

Dua Bulan di Kolong Rumah Tanpa Alas, Kaki Muji Dibiarkan Terikat Rantai
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Sudah sekitar dua bulan Muji (24) harus dirantai di kolong rumah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Beralas tanah dan tanpa dinding, Muji (24) menjalani hari-harinya di kolong rumah.

Dengan kondisi kaki dirantai, tatapan mata pria ini terlihat kosong kepada siapapun yang melihatnya.

Sehari-hari ia memang tinggal di kolong rumahnya di Desa Ambungan RT 8 Kecamatan Pelaihari saat orangtuanya bekerja.

"Ibunya bekerja tukang pijat di Banjarmasin, bapaknya buruh panen sawit," ujar tante Muji, Nurhayati Ninglis kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (02/01/2018).

12 Tahun Dipasung di Gubuk Reyot, Tarsa Memohon Balok di Kakinya Dilepas

Jadwal Puasa Sunah dan Wajib 2019, Jadikan Resolusi Perb anyak Beribadah

Muji sendiri merupakan anak pertama dari dari tiga bersaudara anak pasangan Suprayitno dan Solikha.

Muji diketahui sudah mengalami gangguan jiwa sejak anak-anak.

Namun ia baru dirantai sejak dua bulan ini karena ditinggal sendiri di rumah.

"Ini sengaja dirantai karena khawatir dia masuk ke sumur dan kalau ditinggal di rumah juga dia bawa sampah ke dalam rumah," jelas Nurhayati.

Sementara, anggota Badan Permusyawaratan Desa Ambungan, Nordiati mengatakan memang pihaknya sudah mengusulkan untuk dilakukan karantina ke Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum.

"Dulu tidak separah ini, jadi kita usulkan untuk direhabilitasi," ujarnya.

Saat dipantau, kondisi Muji tampak memprihatinkan.

Selain tampak kotor, beberapa luka juga tampak di badannya.

Banjarmasinpost.co.id/Milna

Penulis: Milna Sari
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved