Kalteng Kita

Prihatin Tsunami di Selat Sunda, Polda Kalteng Gelar Doa Lintas Agama

Hadir pada kegiatan tersebut Kapolda Kalteng, Wakapolda Kalteng, Irwasda serta semua PJU Polda Kalteng dan Anggota Polda Kalteng

Prihatin Tsunami di Selat Sunda, Polda Kalteng Gelar Doa Lintas Agama
Istimewa/humas polda kalteng
Kapolda Kalteng dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) serta Ketua DAD bersama tokoh agama gelar doa bersama untuk korban Tsunami dan melakukan pemantauan di Gereja. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Bencana Tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Jawa Barat, banyak mengakibatkan korban jiwa dampak gelombang pasang mendapat perhatian Polda Kalteng.

Diprakarsai Polda Kalteng para pemimpin agama di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, melakukan doa bersama untuk mendoakan, korban gelombang Tsunami yang terjadi di Selat Sunda, Jawa Barat, kejadian itu, mengakibatkan banyak korban jiwa dan harta benda.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Mapolda Kalteng , Senin (23/12/2018) pagi, yang dihadiri semua perwakilan tokoh agama masing-masing, doa bersama juga dalam rangka, menjaga kebersamaan antar umat beragama di Kalteng agar saling menjaga toleransi.

Simpang Siur Berita Bencana dari Informasi Awal, Ini Penjelasan BMKG

Kontra Huddersfield Town, Laga Perdana Solskjaer Pimpin Manchester United di Kandang Old Trafford

Kepala Bidang Humas Polda Kalteng, AKBP Hendra Rochmawan, mengatakan, kegiatan dilaksanakan di lapangan upacara Mapolda Kalteng pada hari senin, 23 Desember 2018 pukul 08.00 wib.

Hadir pada kegiatan tersebut Kapolda Kalteng, Wakapolda Kalteng, Irwasda serta semua PJU Polda Kalteng dan Anggota Polda Kalteng yang semuanya berjumlah 523 orang.

Doa bersama untuk korban Tsunami dan pembacaan doa dilakukan pemuka agama dari , pemuka agama muslim, katolik, kristen protestan, hindu Bali dan
Budha.

 

Kapolda Kalteng, bersama jajaranya juga melakukan, pemantauan ke sejumlah gereja di Palangkaraya untuk menjaga kamtibnas saat perayaan natal."Kami telah menurunkan seribu lebih personil untuk pengamanan natal dan tahun baru, terutama menjaga objek vital seperti pelabuhan, bandara, tempat pusat keramaian," ujar Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rikwanto, Selasa (26/12/2018).

Kegiatan doa bersama maupun pengamanan gereja berlangsung dengan baik lancar serta hikmat untuk mendoakan saudara yang terkena musibah bencana stunami karena erupsi gunung krakatau di sekitar selat sunda serta kedamaian dan tolerandi di Indonesia.
(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved