Binis dan Ekonomi

Ekspor Batubara Primadona Kalteng, Ini Negara Pengimpor Terbesar

Dikatakan, bahan bakar mineral seperti batu- bara maupun bijih besi, masih menjadi komoditas primadona ekspor

Ekspor Batubara Primadona Kalteng, Ini Negara Pengimpor Terbesar
net
Kapal tongkang memuat batubara 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, melakukan survei terhadap barang ekspor dari Kalimantan Tengah yang hingga saat ini di dominasi hasil kebun crude palm oil (CPO) dan hasil tambang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Yomin Tofri, Rabu (26/12/2018) mengungkapkan, total nilai ekspor Kalteng naik 13,69 persen dari US$131,45 juta (September 2018) menjadi US$149,45 juta (Oktober 2018).

Dikatakan, bahan bakar mineral seperti batu- bara maupun bijih besi, masih menjadi komoditas primadona ekspor (US$78,45 juta), berkontribusi 52,49 persen dari total ekspor.

Tertinggal 4 Poin dari Liverpool, Manchester City akan Bangkit Kala Kontra Leicester City

Pelaku Penembakan Perwira TNI AD di Jatinegara Ternyata Anggota TNI Juga, Apa Motifnya?

"Tiongkok merupakan negara mitra dagang utama destinasi ekspor (US$52,32 juta), berkontribusi 35,01 persen dari total ekspor dan Pelabuhan Kumai mendominasi layanan arus muat komoditas ekspor Kalimantan Tengah (US$28,92 juta), berkontribusi 19,35 persen dari total ekspor," ujarnya.

Secara kumulatif, total nilai ekspor naik 2,36 persen dari US$1.533,43 juta (Januari-Oktober 2017) menjadi US$1.569,64 juta (Januari-Oktober 2018) sedangkan total nilai impor turun 53,89 persen dari US$14,66 juta (September 2018) menjadi hanya US$6,76 juta (Oktober 2018).

Secara kumulatif, naik cukup tinggi mencapai 243,08 persen dari US$56,94 juta (Januari-Oktober 2017) menjadi US$195,35 juta (Januari-Oktober 2018) dan Neraca perdagangan luar negeri terjadi surplus US$142,69 juta (Oktober2018) dan US$1.374,29 juta (Januari-Oktober 2018).

Sementara itu, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng, Ermal Subhan, mengatakan, tingginya ekpor hasil mineral berupa tambang batu-bara tersebut , juga dibuktikan dengan pembayaran royalti kepada daerah hampir mencapai Rp2 triliun. "Sampai saat ini royalti tambang hampir Rp2 triliun," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved