Pilpres 2019

Pernah Sebar Isu PKI, Presiden Jokowi Maafkan Tiga Kesalahan La Nyalla

"Pak Nyalla sudah ketemu saya di Surabaya. Sudah minta maaf tiga kali," kata Jokowi

Pernah Sebar Isu PKI, Presiden Jokowi Maafkan Tiga Kesalahan La Nyalla
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Presiden Jokowi saat menghadiri konsolidasi caleg PKB di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (17/12/2018) siang. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - La Nyalla Mattalitti ternyata adalah aktor dibalik fitnah terhadap Presiden Joko Widodo, mulai dari terbitnya Tabloid Obor Rakyat hingga isu Jokowi adalah anggota hingga aktivis Partai Komunis Indonesia (PKI).

Bagaimana tanggapan Jokowi terhadap pengakuan La Nyalla?. Ternyata Presiden Jokowi sudah memaafkan mantan Kader Gerindra tersebut.

"Pak Nyalla sudah ketemu saya di Surabaya. Sudah minta maaf tiga kali," kata Jokowi kepada wartawan seusai menghadiri konsolidasi caleg PKB di Jakarta, Senin (17/12/2018).

Otak Ternyata Organ yang Tidak bisa merasakan sakit, Ini Lima Fakta Tentang Otak

Pengemudi Ojek Online Ini Kini Dapat Tawaran Rp400-Rp500 Juta Lepas Mini Cooper Rp12.000

Resmikan Gojek , Ini Harapan Plt Sekda Palangkaraya

"Saya maafkan, wong minta maaf," tambah dia.

Menurut Jokowi, permintaan maaf pertama disampaikan La Nyalla karena ia adalah salah satu sosok di balik tabloid Obor Rakyat. Tabloid itu pernah beredar pada pilpres 2014. Tabloid itu berisi fitnah terkait Jokowi dan keluarga.

"Pertama, 'Pak saya ini yang menyebarkan Obor Rakyat. Itu di dalamnya menjelekkan Bapak, jadi saya minta maaf', saya maafkan," kata Jokowi menirukan pernyataan La Nyalla.

Kedua, menurut Jokowi, La Nyalla juga meminta maaf karena menyebarkan isu Jokowi adalah aktivis atau anggota Partai Komunis Indonesia. Baru-baru ini, pengakuan juga dibuat oleh La Nyalla kepada media bahwa ia menyebar isu Jokowi PKI.

"Kedua, 'Pak ini saya yang menyebarkan mengenai PKI. Jadi saya minta maaf', juga saya maafkan," kata Jokowi.

Untuk permintaan maaf La Nyalla yang ketiga, Jokowi mengaku tak bisa menyampaikannya ke publik.

Saat ditanya apakah La Nyalla tak perlu menjalani proses hukum atas perbuatannya, Jokowi tidak menjawab.

Jokowi hanya menegaskan bahwa isu PKI yang selama ini menyerang dirinya terbukti sengaja diciptakan untuk kepentingan politik.

Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions 2018-2019, Tim dari Inggris Hadapi Lawan Berat

Gubernur Sugianto Menangis Saat Sambutan Penyerahan DIPA, Ini Penyebabnya

"Artinya kembali lagi, isu seperti tadi dikembangkan karena politik sesaat," kata dia.

Sementara saat ditanya tanggapan terkait La Nyalla yang akan mendukung Jokowi bersama Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, calon presiden nomor urut 01 itu hanya menjawab singkat.

"Ya itu hak pribadi Pak La Nyalla, kita hargai," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: La Nyalla Sudah Minta Maaf Tiga Kali, Saya Maafkan...".
(Penulis : Ihsanuddin)

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved