Kalteng Kita

Terendam Saat Musim Hujan, 158 km Jalan Provinsi di Kalteng Dalam Kondisi Rusak Berat

Bukan hanya itu, pada lokasi tertentu kondisi jalan saat ini malah masih dalam keadaan terendam air akibat meluapnya sungai yang ada disekitar jalan,

Terendam Saat Musim Hujan, 158 km Jalan Provinsi di Kalteng Dalam Kondisi Rusak Berat
Istimewa
Salah satu jalan rusak di Kalteng yang cukup parah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Warga Kalteng masih mengeluhkan kerusakan jalan dibeberapa titik selama musim penghujan jalan berubah menjadi kubangan lumpur sehingga diharapkan perlu adanya perbaikan segera.

Bukan hanya itu, pada lokasi tertentu kondisi jalan saat ini malah masih dalam keadaan terendam air akibat meluapnya sungai yang ada disekitar jalan, sehingga sangat mengganggu pengendara yang lewat.

"Kami berharap jalan rusak segera diperbaiki, agar pengendara mudah melintasinya, karena selama ini seperti jalan Bukitrawi ketika musim hujan selalu banjir, sehingga mengganggu pengendara," ujar Sopir Travel, Ghazali, warga Palangkaraya, Selasa (11/12/2018).

Jalur Pangkalanbun-Kolam Terendam, Sekali Menyeberang Bayar Rp 50 Ribu

Pengumuman Hasil SKD CPNS 2018 di Kemenag, Download Daftar Peserta SKB di Sini

Ada beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan dan perlu segera dilakukan perbaikan, teruma jalan yang selama ini sangat rawan terendam air akibat luapan sungai seperti di arah Jalan Pangkalanbun- Kolam, Jalan Desa Bukit Rawi Jalan arah Muara Teweh km 27 , Sikui dan beberapa jalan lainnya sekitar tujuh titik yang jadi perhatian.

kondisi jalan di Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan data Bappedalitbang Kalteng tercatat, Jalan Nasional di Kalteng sejauh 2.002,08 km dengan kondisi, jalan baik, 735,40 km (36,73 %), Jalan dalam kondisi sedang mencapai 1.007,87 km (50,34 %), rusak ringan 143,81 (7,18 %), serta rusak berat 115,00 (5,75 %).

Sedangkan Jalan Provinsi sejauh 1/272,03 km,dengan kondisi jalan, baik mencapai 473,74 km (37,24%)
sedang sejauh 373,50 km (29,36%), rusak ringan mencapai 266,02 km (20,91 %), dan rusak berat sejauh 158,81 km (12,48%), kerusakan jalan tersebut sangat mengganggu warga yang melintas di jalur trans kalimantan.)

Tahun 2019 Jalan Banjir Mulai Ditangani

KEPALA Dinas PUPR Kalimantan Tengah, Salahuddin, mengungkapkan, pihaknya masih konsentrasi dalam perbaikan jalan Pangkalanbun-Kolam dan Jalan Bukitrawi yang selama ini serinh dikeluhkan oleh warga, karena mobilisasi tinggi.

Dikatakan, pihaknya menargetkan perbaikan jalan tersebut dalam tahun 2019 mendatang akan ditangani, untuk jalan yang kondisinya tidak parah masih bisa dilakukan penimbunan sedangkan yang parah akan dilakukan menggunakan model fileslab.

"Jangka pendek yang kami tangani Bukitrawi dan Pangkalanbun-Kolam,sedangkan yang lainnya dilakukan bertahap, menyesuaikan anggaran yang ada, tetapi tetap dilakukan perbaikan, karena ada yang jadi prioritas untuk dikerjakan," ujarnya.

Dia mengatakan dana untuk perbaikan jalan tahun depan lebih banyak dianggarkan dari tahun sebelumnya, sebanyak 1,2 triliun atau naik sebesar Rp500 miliar dari sebelumnya Rp800 miliar lebih.

"Jumlahnya Rp1,2 triliun," ujarnya lagi. (www.banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved