Inilah Sosok Egianus Kogoya, Pimpinan KKB yang Disebut Otak Pembantaian Pekerja di Nduga Papua

Pihak Aparat menuding bahwa otak dari penyerangan ini dipimpin oleh Egianus Kogoya, yakni pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut.

Inilah Sosok Egianus Kogoya, Pimpinan KKB yang Disebut Otak Pembantaian Pekerja di Nduga Papua
Istimewa/John Roy Purba
Kondisi evakuasi jenazah di Bandara Timika 

TRIBUNKALTENG.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya disebut sebagai kelompok yang bertanggung jawab atas pembantaian pekerja di Papua.

Siapa Egianus Kogoya pemimpin KKB di Papua, si otak pembantaian pekerja di Nduga Papua?

Kasus penembakan oleh kelompok bersenjata di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua setidaknya mengakibatkan 19 pekerja PT Istaka Karya meninggal.

Jumlah korban bisa jadi bertambah karena belum bisa dipastikan.

Evakuasi 16 Jenazah Pekerja Jembatan di Nduga Papua, KKB Hadang Aparat

Kisi-Kisi Soal Tes SKB CPNS 2018 Bidsa Didownload di Sini, Pahami Tes CAT & Tes Kewarganegaraan

Dilansir Tribun Video dari BBC, para pekerja tersebut sedang merampungkan pembangunan Jembatan Kali Aroak dan Jembatan Kali Yigi.

Pihak Aparat menuding bahwa otak dari penyerangan ini dipimpin oleh Egianus Kogoya, yakni pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tersebut.

Sidney Jones, seorang pengamat terorisme, menyebutkan, kelompok Egianus Kogoya merupakan sindikat dari Kelly Kwalik, komandan dari sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang tewas dalam penyergapan polisi pada 2009 silam.

Sidney mengatakan bahwa Egianus dan anak buahnya dikenal lebih militan dan mayoritas masih muda.

Mereka pernah membuat keributan pada Juli lalu saat mencegah pelaksanaan pemilu.

"Biasanya OPM ini terdiri dari faksi-faksi. Di Nduga, satu faksi yang berkuasa dan sempalan dari Kelly Kwalik yang dulu bergerak di Timika. Tapi orang-orang ini muda dan lebih militan," ujar Sidney Jones kepada BBC News Indonesia.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved