Kabar Palangkaraya

Sudah Ada yang Meninggal Akibat Demam Berdarah, Warga Palangkaraya Diseru Lakukan Ini

Jika kondisi seperti itu, susah melakukan pemulihan. Mengingat, pasien yang datang dalam keadaan yang sudah kritis.

Sudah Ada yang Meninggal Akibat Demam Berdarah, Warga Palangkaraya Diseru Lakukan Ini
tribunkalteng.com/faturahman
Salah satu bangunan baru yang dibangun di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya untuk melengkapi sarana dan prasarana RSUD milik Pemprov Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM - Kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) yang terjadi di Kota Palangkaraya yang mencapai ratusan orang karena kurang sadarnya warga dengan lingkungan. 

Itu diungkapkan Yayu Indriarti, Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, terkait situasi kemunculan DBD. Menurutnya, saat penghujan seperti sekarang, memang sangat rentan serangan DBD.

“Selayaknya, setiap RT melakukan pembersihan lingkungan. Terlebih di lokasi yang endemis DBD. Itu bertujuan, agar nyamuk pembawa virus tidak mudah berkembangbiak,” ujar mantan Kadinkes Provinsi Kalteng itu.

Mengenai pasien DBD yang meninggal, lantaran saat dibawa ke RS sudah dalam keadaan syok.

Jika kondisi seperti itu, susah melakukan pemulihan. Mengingat, pasien yang datang dalam keadaan yang sudah kritis.

Masyarakat pun diimbaunya untuk segera membawa sanak saudara yang mengalami gejala demam tinggi, gejala deman yang tak berkesudahan, apalagi sudah muncul tanda-tanda terserang DBD.

“Harus segera dilakukan cek darah agar diketahui penyakit pasien tersebut. Jangan sampai telat membawanya ke rumah sakit,” tandasnya. (banjarmasinpost.co.id. fathurahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved