Kabar Kalsel

Sendirian di Rumah, Bocah Autis Ditemukan Tenggelam di Sungai Barabai

Naas dialami, Riva Amelia (7). Bocah warga Kampung Kadi Barabai RT 12 itu ditemukan tak bernyawa di Sungai Barabai.

Sendirian di Rumah, Bocah Autis Ditemukan Tenggelam di Sungai Barabai
istimewa
Korban tenggelan Riva Amelia (7) saat dievakuasi dari sungai Barabai, Rabu (5/12/2018), pukul 10.30 wita. 

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI - Naas dialami, Riva Amelia  (7). Bocah warga Kampung Kadi Barabai RT 12 itu  ditemukan tak bernyawa di Barabai'>Sungai Barabai tepatnya di belakang Pos Lalu Lintas Barabai, Rabu (5/12/2018) sekitar pukul 09.30 wita.

Tubuh gadis kecil yang diketahui penyandang autis tersebut ditemukan tersangkut di sela-sela sampah di Sungai yang saat ini cukup dalam. Korban saat itu, mengenakan kaos merah celana jeans panjang.

“Ketika di angkat dari sungai, kondisi korban sudah tak bernyawa lagi. Oleh relawan BPK Sungai ABur dibawa ke Rs Damanhuri Barabai,”kata Fikri, warga Kampung Kadi. Setelah dilakukan identifikasi, diketahui jenazah yang ditemukan tersebut anak dari M Sayuti (50) dan Siti Nurbaya (30).

Persib ke 32 Besar Piala Indonesia 2018, Menang Tipis 1-0 Atas PSCS Cilacap

537 Instansi Pemerintah Siap Rilis Hasil SKD CPNS 2018, Ini Penjelasan BKN

Sudah Ada yang Meninggal Akibat Demam Berdarah, Warga Palangkaraya Diseru Lakukan Ini

Dijelaskan, sebelum ditemukan tewas, korban yang sedang sendirian di rumah diduga pergi ke sungai, kemudian tenggelam.

Ayah korban sendiri sedang ke Banjarmasin dan ibunya sibuk bekerja berjualan di depan SDN 3 Barabai Darat, Jalan Trikesuma.

“Informasinya, korban penderita autis yang oleh orangtuanya disekolahkan di SDLB Kambang Melur,”tutur Fikri.  

Dijelaskan, sebagai penderita autis, korban sangat aktif, dan suka bermain air. Namun, selama dua bulan terakhir, dia tak masuk sekolah. Korban sendiri adalah bocah periang.

Saat kejadian, tak ada yang melihatnya bermain air, dan lepas dari pengawasan orangtuanya.

Orangtua korban pun terlihat terpukul dengan wafatnya anaknya tersebut. Meski demikian, kedua orangtua mengikhlaskan kepergian almarhumah.

Menurut ibu korban, Riva penyandang autis dan sering berlari menuju ke sungai yang persis berada di belakang rumah mereka. Anak itu sering dicegat saat dia hendak main air.

Kalteng Putra Promosi ke Liga 1, Berikut Daftar Top Scorer hingga Pemain Terbaik Liga 2 2018

Jose Mourinho Sebut Laga Sulit Bagi Manchester United Kontra Arsenal di Pekan ke-15 Liga Inggris

Saat kejadian, dia sedang berjualan  sedang ayahnya berada di Banjarmasin sehingga korban sendirian di rumah. Ibu korban mengatakan, terakhir  bertemu anaknya itu, pukul 08.30 wita sebelum pergi berjualan.

Saat ditingal, pintu rumah dalam keadaan dikunci semua, untuk mencegah anaknya keluar rumah dan main air.

Namun, diperkirakan, dia berhasil keuar rumah dengan cara membuka pintu seng di bagian belakang, hingga langsung tercebur ke sungai yang saat itu kondisinya berarus deras karena dalam.

Sekitar pukul 10.40 wita, jenazah korban diantar ke rumah orangtuanya. Sore ini, jenazah korban dikebumikan pihak keluarga. (banjarmasinpost.co.id/hanani)        

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved