Basarah Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Soeharto Sebagai Guru Korupsi

Pasalnya tidak ada satu pun putusan pengadilan berkekuatan tetap yang menyatakan Soeharto bersalah dalam kasus tindak pidana korupsi.

Basarah Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Soeharto Sebagai Guru Korupsi
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Wakil Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ahmad Basarah saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Diduga melakukan penghinaan, Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Ahmad Basarah dilaporkan ke Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin (3/11/2018) malam.

Pelapor diketahui atas nama Anhar.

Basarah dilaporkan atas dugaan tindak pidana penghinaan dan penyebaran berita bohong (hoaks).

Surat tanda terima laporan tercatat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri dengan Nomor STTL/1268/XII/2018/BARESKRIM.

Adapun, nomor Laporan Polisi (LP) tersebut, yakni LP/B/1571/XII/2018/BARESKRIM tertanggal 3 Desember 2018.

Geser Messi dan Ronaldo, Luka Modric Raih Penghargaan Pemain Terbaik Dunia Balllon dOr 2018

Irwan Mussry Nikahi Maia Estianty, Desy Ratnasari Ungkap Sosok Pacar Barunya

“Kami merasa betul-betul sangat terpukul, sangat merasa dirugikan mengingat Soeharto bagi kami adalah tokoh bangsa, adalah guru bangsa, adalah bapak pembangunan,” kata Anhar seusai melaporkan, Senin.

Menurut Anhar, pernyataan yang dilontarkan Wakil Ketua MPR itu keji.

Pasalnya tidak ada satu pun putusan pengadilan berkekuatan tetap yang menyatakan Soeharto bersalah dalam kasus tindak pidana korupsi.

Sebelumnya, Basarah menilai, maraknya korupsi di Indonesia dimulai sejak era Presiden Soeharto.

Basarah kemudian menyebut Soeharto sebagai guru dari korupsi di Indonesia.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved