Pilpres 2019

Rais Am KH Maruf Amin Jadi Cawapres, 90 Ulama & Anak Cucu Pendiri NU Serukan Muktamar Luar Biasa

Dijelaskan, dalam anggaran dasar NU, jabatan Rais Aam PBNU hanya boleh digantikan oleh wakilnya jika berhalangan tetap.

Rais Am KH Maruf Amin Jadi Cawapres, 90 Ulama & Anak Cucu Pendiri NU Serukan Muktamar Luar Biasa
TRIBUNJATIM/SUTONO
Suasana Halaqah Ulama NU di kediaman KH Hasib Wahab Chasbullah, Ponpes Chasbullah, Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Rabu (14/11/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, JOMBANG - Seruan agar PBNU menggelar Muktamar Luar Biasa (MLM) disuarakan dalam halaqah (pertemuan) kedua, di kediaman KH Hasib Wahab Chasbullah, Ponpes Chasbullah Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (14/11/2018).

Ketika itu, sedikitnya 90 ulama dan dzuriyah (anak-cucu) pendiri Nahdlatul Ulama (NU) sepakat menjadikan Komite Khittah Nahdlatul Oelama (NO), sebagai wadah berkumpulnya para ulama dan keturunan pendiri NU.

Komite Khittah dipimpin Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang KH Salahuddin Wahid (Gus Solah).

Adik kandung Gus Dur itu akan dibantu KH Hasib Wahab, Dr Nasikhin Hasan, Prof Ahmad Zahro, Gus Fahmi Hadzik, KH Hasyim Karim dan KH Agus Solahul Aam Wahib.

KH Maruf Amin: Saya Pria Setengah Baya Menurut Standar WHO

Prostitusi Online di Martapura, Mengaku Layani 10 Orang, Segini Tarifnya

Pembentukan Komite Khittah NO ini, lanjut Cak Anam (panggilan akrab Choirul Anam, akan dimintakan restu dan doa ke para ulama sepuh NU.

Terutama ke KH Maimun Zubair Rembang Jawa Tengah, KH Thalhah Hasan dan KH Mustofa Bisri.

Komite ini, tegas Cak Anam, targetnya melaksanakan khittah NU. Karena selama ini, merasa tidak diberi contoh pelaksanaannya oleh para petinggi di Pengurus Besar (PB) NU.

"Contohnya dalam anggaran dasar NU, Rais Aam PBNU tidak boleh mencalonkan diri dan dicalonkan dalam jabatan politik apapun. Tapi ini tidak berlaku bagi Kiai Ma'ruf Amin," kata Cak Anam usai halaqah.

Dijelaskan, dalam anggaran dasar NU, jabatan Rais Aam PBNU hanya boleh digantikan oleh wakilnya jika berhalangan tetap.

Namun, aturan organisasi itu tak berlaku pada kasus KH Ma'ruf Amin yang maju sebagai cawapres pasangan Jokowi.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved