Seleksi CPNS 2018

Pemerintah Siapkan Dua Kebijakan Baru, Sikapi Banyaknya Peserta Tak Lolos SKD CPNS 2018

KemenPAN-RB merencanakan dua opsi kebijakan baru terkait seleksi CPNS 2018 yakni menurunkan passing grade ataukah sistem perangkingan.

Pemerintah Siapkan Dua Kebijakan Baru, Sikapi Banyaknya Peserta Tak Lolos SKD CPNS 2018
TRIBUNNEWS.COM/Mayor Mar Mardiono
Berdasarkan hasil kelulusan seleksi administrasi CPNS Bakamla RI Tahun 2017 yang telah diumumkan pada 29 September lalu, Sebanyak 2315 pelamar yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi mengikuti ujian tahap selanjutnya menggunakan system Computer Assisted Tes (CAT), di Komplek Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (16/10/2017). TRIBUNNEWS.COM/HUMAS BAKAMLA/Mayor Mar Mardiono 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Banyaknya peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang tidak lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) memaksa pemerintah dalam hal ini kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi BIrokrasi (KemenPAN-RB) untuk membuat kebiajakan baru.

KemenPAN-RB merencanakan dua opsi kebijakan baru yakni menurunkan passing grade ataukah menerapkan sistem perangkingan.

Deputi Bidang SDM aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja mengakui, saat ini pihaknya tengah mengkaji dua opsi kebijakan.

Opsi pertama yakni dengan menurunkan passing grade atau ambang batas kelulusan SKD. Kedua, dengan menerapkan sistem perangkingan dari jumlah total nilai tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP).

Peserta Gugur Massal di Passing Grade Tes CPNS 2018, Banyak Formasi Jabatan Kosong

Terungkap Rahasia Pembangunan Piramida yang Membuatnya Kokoh Hingga 4.500 Tahun

Bima Sakti Pastikan Rotasi Pemain, Mainkan Andik Vermansah

"Nantinya akan ada kebijakan, kebijakan pastinya, misalnya, ada kebijakan baru untuk akomodir peserta yang tidak lulus, seperti apa diaturnya, apakah passing grade diturunkan, apakah ranking, kami carikan jalan fair," ujar Setiawan saat memberikan keterangan di kantor KemenPAN-RB, Jakarta, Senin (12/11/2018).

Setiawan menjelaskan, kebijakan baru yang akan tertuang dalam peraturan menteri tersebut bertujuan untuk menghindari kekosongan formasi jabatan baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah.

Selain itu, jumlah peserta CPNS yang lolos tahap SKD masih belum memenuhi jumlah PNS yang dibutuhkan pemerintah pada tahap seleksi kompetensi bidang (SKB).

"Mudah-mudahan tidak lama lagi, hasil simulasi akan disampaikan. Prinsipnya, kami ingin mengisi formasinya agar tak terjadi kekosongan. ini yang dikhawatirkan daerah seperti guru dan tenaga kesehatan, kami upayakan," kata Setiawan.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Iwan Hermanto menuturkan bahwa tingkat kelulusan peserta calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 dalam tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) sangat rendah.

Berdasarkan data sementara yang diterima BPN per Jumat (9/11/2018) siang, diketahui masih banyak formasi jabatan yang belum terisi baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved