Mamasa Sulbar Diguncang Gempa 5,5 SR, Warga Padati Taman Kota dan Lapangan Bola

Menurut para pengungsi, lapangan bola di Mamasa dinilai aman jika terjadi gempa susulan karena merupakan tempat terbuka.

Mamasa Sulbar Diguncang Gempa 5,5 SR, Warga Padati Taman Kota dan Lapangan Bola
KOMPAS.com/JUNAEDI
Lapangan dan ruang terbuka di Mamasa, Sulawesi Barat, dipenuhi pengungsi pascagempa, Selasa (6/11/2018) dinihari tadi. 

TRIBUNKALTENG.COM - Kabupaten Mamasa di Sulawesi Barat diguncang beberapa kali gempa bumi. Yang paling besar adala Gempa bumi magnitudo 5,5 mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat, pukul 02.35 WITA.

Getaran gempa terasa selain terasa di Mamasa, juga dirasakan warga di Mamuju, Toraja, Polewali, Majene, Toraja Utara hingga Palopo.

Kerasnya getaran gempa, matinya jaringan listrik dan telekomunikasi membuat warga yang panik memilih mengungsi ke berbagai lokasi yang diperkirakan aman di Mamasa.

Pantauan Kompas.com, lapangan bola dan taman-taman kota di Mamasa yang dinilai warga aman dari gempa menjadi tempat pengungsian warga.

Baca: Tes SKD CPNS 2018 di Kemenag Kalteng, Hanya 34 yang Lolos

Baca: Cara Cepat Menjawab, Ini 15 Jenis Soal Tes SKD CPNS 2018

Mereka mengungsi sejak subuh dengan membawa harta seadanya. Para pengungsi datang dengan menumpang truk, mobil bak terbuka dan kendaraan lainnya.

Menurut para pengungsi, lapangan bola di Mamasa dinilai aman jika terjadi gempa susulan karena merupakan tempat terbuka.

Para pengungsi menggunakan terpal dan plastik sebagai alas agar mereka bisa duduk melantai di tanah.

Menurut cerita warga, mereka memilih mengungsi daripada terkena bangunan runtuh saat gempa. Hingga pukul 10.00 WITA, pengungsi belum mau beranjak dari lapangan bola.

Warga mengaku masih takut bila terjadi gempa susulan. Sebab sudah empat hari terakhir Mamasa selalu diguncang gempa yang membuat mereka was-was.

Nelson Silalahi, salah satu pengungsi, mengatakan guncangan gempa dini hari tadi hingga subuh sangat keras dan membuat dia dan keluarganya sangat panik.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved