Kabar Kalsel

Siswi SMP HSS Dirudapaksa di Kebun Kelapa, Begini Kronologinya

Saat pemeriksaan, pelaku tidak hanya melakukan tidak asusila di kebun kelapa, namun juga di rumah pelaku. Dengan mengancam korban dengan senjata tajam

Siswi SMP HSS Dirudapaksa di Kebun Kelapa, Begini Kronologinya
tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, KANDANGAN - Kasus tindak asusila yang dialami oleh Bunga (17) di Kelurahan Kandangan Barat berawal saat korban diajak jalan-jalan oleh teman korban yang sama-sama duduk di bangku Sekolah Menangani Pertama (SMP).

Kasat Reskrim Polres HSS AKP Susilo mengatakan pelaku sudah berencana untuk mengerjai korban yang tidak lain teman sekolah salah satu pelaku.

Saat pemeriksaan, pelaku tidak hanya melakukan tidak asusila di kebun kelapa, namun juga di rumah pelaku. Dengan mengancam korban dengan senjata tajam.

"Setelah melakukan aksi mereka di kebun kelapa, korban selanjutnya mereka bawa ke rumah salah satu pelaku. Korban kembali dipaksa melakukan tindak asusila," katanya, Kamis, (1/11/2018).

Baca: Mobil Tangki Pertamax Jatuh ke Jurang 200 Meter Lalu Meledak

Baca: Puting Beliung Sapu Pesisir Berau, Rumah Warga dan PLTS Rusak Parah

Setelah diamankan, kedua pelaku mengakui perbuatannya yang telah memaksa korban melakukan tindak asusila.

Sejumlah barang bukti juga diamankan oleh Satreskrim Polres HSS berupa baju lengan panjang merah, celana panjang hitam, baju singlet putih, jilbab hitam, BH abu-abu dan celana dalam abu-abu.

Pelaku bakal dijerat pasal 81 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Kedua pelaku bakal terancam kurungan penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp lima miliar," tambahnya.

Sekadar diketahui, Dua pelaku yakni Maulidi Rahman (24) dan AR (17) warga Kelurahan Barat Kecamatan Kandangan diamankan di rumahnya tanpa perlawanan pada Rabu, (31/10) malam sekitar pukul 23.00 WITA.

Keduanya diamankan setelah adanya laporan dari korban sebut saja bunga (17) bersama ayahnya yang melaporkan peristiwa tindak asusila yang dialaminya ke Polres HSS.

Mereka melapor ke Polres HSS pada Selasa, (30/10) malam dan langsung ditindak lanjuti dengan cepat oleh anggota Polres HSS.

Peristiwa tindak asusila kepada korban sudah terjadi pada 10 Oktober lalu di Kebun Kelapa Jalan Banyu Barau Kelurahan Kandangan, Kecamatan Kandangan, HSS.

Korban diancam oleh pelaku dengan senjata tajam. Peristiwa tindak asusila itu terjadi sekitar pukul 19.30 WITA.
Sebelum melakukan aksinya, dua pelaku yang sudah kenal dengan korban mengajak jalan-jalan dengan cara chating melalui media sosial.

Kedua pelaku juga meminum alkohol sebelum melakukan aksi bejatnya kepada korban.

Selain itu, pelaku menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban dan memaksa melakukan tindak asusila. Meski korban sudah menangis dan berteriak meminta pertolongan, kedua pelaku tetap nekad melakukan aksi pemerkosaan itu. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved