Kabar Kalimantan

Puting Beliung Sapu Pesisir Berau, Rumah Warga dan PLTS Rusak Parah

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, Tekad Sumardi telah memberikan peringatan kepada masyarakat

Puting Beliung Sapu Pesisir Berau, Rumah Warga dan PLTS Rusak Parah
istimewa
Kamis (1/10/2018) puting beliung menghantam Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih. 

TRIBUNKALTENG.COM - Setelah di Kecamatan Talisayan, Kamis (1/10/2018) puting beliung kembali menghantam Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih.

Tidak hanya menghancurkan rumah-rumah warga, puting beliung juga memporak-porandakan panel surya yang menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Balikukup. Kapolsek Bidukbiduk, AKP Herman membenarkan informasi ini.

"Kejadian diperkirakan sekitar pukul 01.00 Wita saat masyarakat sedang istirahat malam. Angin puting beliung menghantam beberapa rumah di RT 3 dan juga PLTS. Ada beberapa rumah warga yang juga rusak bagian atap maupun dapur, tapi yang lebih parah itu PLTSnya. Tetapi tidak ada korban jiwa," ungkapnya.

Masyarakat bersama aparat tengah bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan dan merapikan panel PLTS yang mengalami kerusakan cukup parah.

Baca: Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalsel 2019 Ditetapkan, Segini Besarannya

Baca: Sering Terbangun Tidur di Tengah Malam hingga Subuh? Bisa Jadi Ada Gangguan Ini

"Saat ini kita fokus gotong royong bantu warga membersihkan serpihan bangunan yang berserakan dan mengecek kondisi PLTS," tandasnya.

Kerusakan PLTS ini dikhawatirkan akan menganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memeriksa lokasi kerusakan, membantu masyarakat sekaligus memperhitungkan kemungkinan untuk memperbaiki PLTS.

Pasalnya, masyarakat di wilayah pesisir sangat bergantung pada PLTS. Wilayah pesisir selatan masih minim jaringan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di pesisir yang paling memungkinkan adalah PLTS.

Karena mengalami kerusakan lebih dari 50 persen akibat puting beliung, maka perlu dilakukan perbaikan segera.

"Sebenarnya PLTS ini dibangun oleh Kementerian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral). Saya harus pastikan dulu apakah statusnya sudah diserahkan ke Pemkab Berau atau belum. Kalau sudah diserahkan ke kami, akan kami perbaiki," kata Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo.

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, Tekad Sumardi telah memberikan peringatan kepada masyarakat agar mewaspadai kemungkinan munculnya angin puting beliung.

Terutama di wilayah pesisir, pasalnya puting beliung bisa muncul di darat dan di laut. Puting beliung di laut sangat membahayakan para nelayan maupun arus lalu lintas transportasi air.

"Masyarakat menghindar saja kalau melihat puting beliung. Tidak perlu mengambil gambar (foto atau video), sebaiknya menyelamatkan diri saja," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Pesisir Berau Dihantam Puting Beliung, Rumah Warga dan PLTS Rusak Parah, http://kaltim.tribunnews.com/2018/11/01/pesisir-berau-dihantam-puting-beliung-rumah-warga-dan-plts-rusak-parah.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved