Kabar Palangkaraya

Pukul Muka Sendiri, Bocah Korban Gempa Palu Ini Trauma, Ditampung di Palangkaraya

korban anak bernama Idrus diberikan bimbingan psikolog untuk menghilangkan trauma

Pukul Muka Sendiri, Bocah Korban Gempa Palu Ini Trauma, Ditampung di Palangkaraya
faturahman
Korban gempa dan Tsunami Palu, Sulawesi Tengah saat ditampung di rumah warga di Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Belasan orang korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, hingga, Jumat (26/10/2018) masih ditampung di salah satu rumah warga di Jalan Seth Aji Palangkaraya, Kalteng.

Mereka, ada anak-anak, wanita dan pria dewasa yang jumlahnya mencapai 16 orang, yang merupakan korban gempa Palu yang terpaksa mengungsi ketempat saudara dan rekannya di Palangkaraya, sudah selama sepekan ini.

Namun keterangan dari, Fathuddin Noor, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bancana, Dinsos Kalteng, pihaknya bekerjasama dengan Dinkes Kalteng, Pihak RSUD Doris Sylvanus dan Dinas Pendidikan berusaha membantu korban gempa tersebut.

Baca: Chelsea dan Arsenal Menang, AC Milan Keok, Berikut Hasil Lengkap Liga Europa 2018-2019

Baca: Ribuan Warga Hadiri Pernikahan Beda Usia di Sidrap, Pemuda 20 Tahun Tegang Nikahi Nenek 65 Tahun

Baca: Segera Cetak Kartu Peserta Ujian CPNS 2018 di Kemenag, Persiapkan Hal Ini Sebelum Ujian SKD

"Kami bersama membantu, ada yang korban anak yang mengalami luka jari tangannya putus bernama Idrus masih balita, dan dua saudaranya juga kena luka jari tanganya remuk dan satu lagi punggung belakangnya terkena benturan tembok, dibawa ke RS," ujarnya.

Menurut dia, korban luka anak bernama Idrus, yang jari tangannya putus, saat jahitannya dibuka mengalami trauma berat, yakni suka memukul muka dan kepalanya sendiri, karena jarinya putus, sehingga pihaknya menyediakan petugas trauma center membantu.

Farid Wajdi, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kalteng, mengatakan, korban anak bernama Idrus diberikan bimbingan psikolog untuk menghilangkan trauma yang diderita setelah kejadian gempa dan Tsunami Palu selama mereka berada di Palangkaraya.

"Dia ditangani petugas kami untuk menghilangkan trauma yang dideritanya, sekitar seminggu, sebelum mereka dipulangkan ke Palu lewat darat melalui Kalsel dan Kaltim, harapan kami traumanya hilang setelah ditangani petugas kami," ujarnya. (faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved