Hari Santri 2018

Gerai Lakpesdam NU Kalteng Diserbu Pejabat Saat Hari Santri

Apalagi sejumlah barang yang digelar secara khusus memiliki identitas NU, seperti peci, sarung, atau kemeja

Gerai Lakpesdam NU Kalteng Diserbu Pejabat Saat Hari Santri
Istimewa
Gerai sederhana Lakpesdam NU Kalteng di peringatan Hari Santri, Selasa (23/10/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Gerai pakaian dan busana yang dibuka Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM (Lakpesdam NU) saat peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (23/10/2018), fernyata cukup menyita perhatian para undangan.

Apalagi sejumlah barang yang digelar secara khusus memiliki identitas NU, seperti peci, sarung, atau kemeja yang seluruhnya berlogo Nahdlatul Ulama (NU).

Tak sedikit dari mereka menyempatkan waktu untuk singgah dan membeli barang yang dijual. 

Baca: Polda Metro Panggil Seorang Penyidik KPK, Terkait Perkara Dugaan Merintangi Penyidikan

Baca: Soal Tes CPNS 2018 Bocor? Begini Penjelasan Menpan RB

Baca: Tersangka Pembunuh Terekam Kamera Menyamar Jadi Jamal Khashoggi di Hari Kejadian

"Gerai ini sengaja kami siapkan untuk memenuhi permintaan warga Nahdhiyyin agar mereka bisa memiliki barang berlabel khas NU," ujar Ketua Lakpesdam NU Kalteng Roziqin.

Peringatan Hari Santri Nasional 2018 yang digelar Nahdlatul Ulama Kalteng dihadiri mantan Rais Syuriah PBNU KH Ma'ruf Amin. Digelar di aula Asrama Haji Palangkaraya, kegiatan juga dirangkai dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) NU se Kalteng.

Menurut Roziqin, dibukanya gerai busana Lakpesdam itu pada dasarnya juga dimaksudkan untuk mengajak badan otonom NU yang lain membuka peluang usaha.

Itu pula yang menjadi alasan pihaknya menyerahkan kepada kader PMII untuk mengelola gerai selama kegiatan berlangsung. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved