Kabar Dunia

Siswa Ini Mengamuk, Tembaki 18 Temannya Sebelum Bunuh Diri

seorang rekannya mengatakan pelaku membenci sekolah karena guru yang dianggapnya jahat.

Siswa Ini Mengamuk, Tembaki 18 Temannya Sebelum Bunuh Diri
AFP
Tim medis membawa korban aksi penembakan yang terjadi di sebuah sekolah teknik menengah di kota Kerch, Crimea, Rabu (17/10/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, MOSKWA - Sebelum memutuskan untuk bunuh diri, seorang siswa kota Kerch, Semenanjung Crimea, Rusia, meledakkan alat peledak di dalam sebuah institusi pendidikan dan menembak beberapa karyawan serta teman pelajarnya.

Insiden yang terjadi pada Rabu (17/10/2018) di Kerch Polytechnic College ini merenggut 18 nyawa.

Sejauh ini, belum diketahui banyak tentang pelaku yang diidentifikasi bernama Vladislav Roslyakov.

Dengan membawa senjata api, sosoknya terekam oleh kamera pengawas. Roslyakov dilaporkan berusia 18 tahun dan merupakan seorang senior di sekolahnya.

Baca: Tewas Ditembak dan Jasadnya Diledakkan, Ini 5 Fakta Model Cantik Selingkuhan Najib Razak

Baca: Laga Final Kejuaraan Dunia 2013 Tersebut Kembali Dimenangi Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Baca: Marquez Incar Rekor Rossi, Ini Jadwal & Klasemen MotoGP Motegi Jepang 2018 Live Trans 7 Jumat

Kepada majalah RBC, seorang rekannya mengatakan pelaku membenci sekolah karena guru yang dianggapnya jahat.

Dia juga mengisyaratkan akan membalas perbuatan mereka.

"Namun, dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda bersikap kasar. Dia merupakan pemuda yang tenang dan tidak pernah punya masalah dengan polisi," kata Sergey Aksyonov, kepala pemerintahan lokal Crimea kepada Rossiya 24.

Tabloid Mash melaporkan, Roslaykov merupakan seorang pemuda pemalu yang jarang berbicara dengan orang lain. Dia juga sudah lama menghapus semua akun media sosialnya.

Orangtuanya dilaporkan bercerai dan dia tinggal bersama ibunya, yang bekerja sebagai perawat di klinik onkologi setempat.

Sumber lain menyebutkan, Roslaykov datang ke sekolah pada hari di mana dia menembak brutal, dengan membawa dua tas punggung, satu berwarna abu-abu dan satunya berwarna hitam.

Melansir Sputnik News, seorang murid sekolah bernama Sergey menceritakan kisahnya ketika mendengarkan ledakan.

"Saya melihat orang berlarian. Saya melihat seorang pria dengan penuh darah keluar dari mulutnya," ucapnya.

Dia juga menyaksikan orang-orang memecahkan kaca jendela dan melompat dari lantai dua ke parkir mobil yang berada di bawahnya. Jasad Roslaykov ditemukan dengan luka tembakan di perpustakaan sekolah.

"Penyelidikan meyakini pemuda ini menembak orang-orang di kampus dan kemudian bunuh diri," kata Komite Investigasi, seperti dikutip dari RT. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benci Sekolah dan Guru, Begini Sosok Pelajar Rusia yang Menembak Brutal", https://internasional.kompas.com/read/2018/10/18/08472601/benci-sekolah-dan-guru-begini-sosok-pelajar-rusia-yang-menembak-brutal.
Penulis : Veronika Yasinta
Editor : Veronika Yasinta

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved