Pilpres 2019

Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma'ruf Amin Beda Cara Penggalangan Dana Kampanye Pilpres 2019

Ia hanya mengatakan peluncuran rekening dana kampanye oleh kubu Jokowi-Ma'ruf merupakan upaya pelibatan publik dalam sumbangan kampanye

Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma'ruf Amin Beda Cara Penggalangan Dana Kampanye Pilpres 2019
Warta Kota
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ketika pencabutan nomor urut Capres dan Cawapres Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9). Jokow-Ma'aruf Amin mendapat No 01, sementara Prabowo-Sandi No 02. 

TRIBUNKALTENG.COM - Program penggalangan dana kampanye Pilpres 2019 Jokowi-Ma'ruf Amin berbeda dengan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Diketahui, sebelumnya Prabowo pernah meluncurkan program penggalangan dana publik untuk ongkos kampanye Partai Gerindra yang bernama @GalangPerjuangan.

"Yang membedakan ini dari ketulusan dan benar-benar aspirasi dari publik kalau ada yang ingin berpartisipasi. Kalau yang di sana kita tahu sendiri," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Namun saat ditanya lebih lanjut terkait perbedaannya, Hasto tak menjawab.

Baca: Anak Kelas 1 SD Korban Gempa Sulteng Ini Diperkosa 3 Pemuda di Tempat Pengungsiannya

Baca: Tanggapan Youtube Soal Situsnya yang Down Hampir di Seluruh Negara

Baca: Kebanyakan Minum Es Teh Berbahaya Bagi Kesehatan, 4 Penyakit Ini Mengancam!

Ia hanya mengatakan peluncuran rekening dana kampanye oleh kubu Jokowi-Ma'ruf merupakan upaya pelibatan publik dalam sumbangan kampanye agar tercipta pengelolaan dana yang transparan.

Ia juga mengatakan dengan adanya dukungan pendanaan dari publik, menunjukkan dukungan riil masyarakat terhadap pasangan calon Jokowi-Ma'ruf.

"Jadi itu ditandai dengan mendapatkan dukungan publik termasuk partisipasi publik dalam dana kampanye itu. Seorang pemimpin tidak ditentukan oleh berapa modal kapitalnya," kata Hasto lagi.

Sebelumnya Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf meluncurkan rekening dana kampanye di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

"Guna memelopori transparansi dan akuntabilitas keuangan, kami, pada hari ini diumumkan rekening dana kampanye. Kekuatan Pak Jokowi-Ma'ruf terletak pada kekuatan gotong-royong yang ditandai dengan besarnya partisipasi publik," kata Bandahara Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Wahyu Sakti Trenggono.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat yang berniat memberikan bantuannya untuk mengirimnya ke rekening dana kampanye tersebut, yakni rekening BRI atas nama TKN Joko Widodo Maruf Amin 0230 0100 3819 302.

Wahyu mengatakan pengelolaan dana keuangan tim kampanye mengikuti Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimana bantuan dari perorangan maksimal Rp 2,5 miliar per tahun dan korporasi sebesar Rp 25 miliar per tahun.

Ia menambahkan secara periodik timnya akan mengumumkan ke publik total bantuan yang diterima Jokowi-Ma'ruf.

Adapun alokasi dana kampanye akan dipakai untuk mengelola tim pemenangan, alat peraga kampanye, komunikasi politik melalui media cetak, televisi, online, media sosial, serta pergerakan teritorial seluruh elemen pemenangan.

Ia melanjutkan rekening dana kampanye akan diaudit secara periodik oleh akuntan publik Anwar dan rekan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasto Sebut Penggalangan Dana Kampanye Jokowi dan Prabowo Berbeda"

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved