Kabar Seruyan

Banyak Ikan Mati di Danau Sembuluh Seruyan, Diduga Akibat Pencemaran

Betapa tidak, selama ini informasi yang terhimpun dari warga sekitar perusahaan, mereka cukup sulit mencari ikan, karena sungai kerap mengering

Banyak Ikan Mati di Danau Sembuluh Seruyan, Diduga Akibat Pencemaran
Istimewa
Lokasi Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan dikenal memiliki banyak jenis ikan sungai yang variatif. Namun, saat air surut dan mengering mengancam ikan sungai yang ada di lakasi ini. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Mencuatnya kabar yang beredar di masyarakat tentang kematian ikan sekitar Danau Sembuluh Kecamatan Sembuluh Kabupaten Seruyan diduga dampak sungai tercemar limbah perusahaan, banyak mendapat tanggapan berbagai kalangan.

Beberapa pihak menghendaki agar perusahaan perkebunan , tambang atau perusahaan HPH yang lokasi operasionalnya dengan dengan sungai untuk ikut peduli dengan pelestarian habitat ikan sungai yang ada disekitar persahaan.

Betapa tidak, selama ini informasi yang terhimpun dari warga sekitar perusahaan, mereka cukup sulit mencari ikan, karena sungai kerap mengering dan diduga ada saja perusahaan yang membuang limbah ke sungai yang mengancam punahnya ikan yang ada di dalamnya.

Baca: Banyak Ikan Mati, Pemilik Kolam Ikan Banua Lawas Kotabaru Mulai Resah

Baca: Aceh Barat Digoncang Gempa Senin Malam, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Baca: Gempa Donggala Pernah Terjadi 50 Silam, Begini Kesaksian Kakek Ini

"Dulu saat perusahaan perkebunan khususnya, belum beroperasi, kami tidak susah mencari ikan, tetapi sekarang, ikan sudah menjauh dati sekitar kampung kami, karena di sekeliling sungai banyak perusahaan perkebunan yang kerap limbahnya mengalir ke sungai," ujar Nurhadi, salah satu warga, Danau Sembuluh, Selasa (16/10/2018).

Keluhan warga tersebut juga dibenarkan, Totok salah satu anggota DPRD Kalteng, dari Komisi B yang membidangi masalah perkebunan yang menghendaki agar perusahaan peduli dengan lingkunganya.

"Ada ratusan spesies ikan sungai yang hidup di Danau Sembuluh selayaknya perusahaan perkebunan yang ada di situ ikut melestarikannya, dengan memberikan bantuan coorporate social responsibility (CSR) kepada warga sekitar untuk mengembangkan perikanan, sehingga bisa menjaga populasi ikan agar tidak punah," ujarnya. (tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved