Kabar Kapuas

Bupati Kapuas Minta Dinas Ini Segera Tangani Kebakaran di Desa Saka Mangkahai

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat menyampaikan turut prihatin atas kejadian kebakaran itu.

Bupati Kapuas Minta Dinas Ini Segera Tangani Kebakaran di Desa Saka Mangkahai
tribunkalteng.com/fadly setia rahman
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat kunjungi korban kebakaran. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat mengunjungi korban terdampak Kebakaran rumah di Desa Saka Mangkahai RT 7 Kecamatan Kapuas Barat.

Didampingi Ketua Tim Penggerak  PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat menyampaikan turut prihatin atas kejadian kebakaran yang telah menimpa warga.

Dia meminta kepada seluruh SKPD terkait untuk mengurus semua surat-surat berharga milik warga, yang terbakar.

"Saya minta kepada seluruh SKPD terkait untuk bisa membantu mengurus surat berharga milik warga korban kebakaran. Saya minta cepat dalam bekerja karena ini untuk kepentingan masyarakat," ungkap Ben saat di lokasi pasca kebakaran, Rabu (10/10/2018) malam.

Baca: Puting Beliung Rusak Enam Rumah Warga di Gambut

Selain itu ia juga meminta kepada seluruh masyarakat terdampak kebakaran untuk terus semangat.

Terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah untuk tetap fokus bersekolah meskipun mengalami musibah.

Ia juga meminta kepada Dinas PU untuk menindak lanjuti lokasi terdampak kebakaran dengan membuat gambar rumah sederhana untuk kembali membangun rumah bagi warga korban kebakaran.

Baca: Ujicoba Tanam Padi di Lahan Gambut Kalampangan, Buka 5 Hektare Lahan Habiskan Rp 86 Juta!

Dalam kesempatan yang sama Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Kapuas memberikan semangat kepada masyarakat untuk tetap tabah menghadapi musibah. 

Sementara itu, berdasarkan laporan yang disampaikan Camat Kapuas Barat, Deni Harsono mengatakan bahwa penyebab kebakaran dan kerugian materil masih belum diketahui karena sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyidikan.

"Berdasarkan data sementara yang kita dapat ada 10 rumah terbakar dari 20 KK dengan jumlah sebanyak  61 jiwa dan 4 orang lansia kehilangan tempat tinggal," ucap Deni. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Sofyar Redhani
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved