Kabar Kapuas

Bupati Kapuas Lepas Taruna SMKN 1 Maritim Kapuas, Ini Pesannya

Keberangkatan para taruna dan taruni dilepas langsung Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.

Bupati Kapuas Lepas Taruna SMKN 1 Maritim Kapuas, Ini Pesannya
tribunkalteng.com/fadly setia rahman
Para taruna SMKN 1 Maritim Kapuas Kuala saat mendengarkan arahan dari Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat 

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Sebanyak 20 taruna taruni SMKN 1 Maritim Kapuas Kuala akan berangkat ke Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Mereka akan mengikuti Basic Safety Training (BST) selama 26 hari untuk mendapatkan sertifikat dari Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.

Acara pelepasan taruna taruni dilaksanakan di rumah jabatan Bupati Kapuas, Rabu (10/10/2018).

Keberangkatan para taruna dan taruni dilepas langsung Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kapuas Ary Egahni SH.

Baca: Hasil Akhir Kalteng Putra vs Wamena di Liga 2 Skor 2-0, Kalteng Putra Lolos ke 8 Besar

Baca: 2.382 CPNS 2018 Kapuas Daftar di Sscn.bkn.go.id, Formasi Ini Sepi Peminat

Baca: Viral Video Pengusiran Relawan di Palu, Begini Penjelasan BNPB

Baca: Buktikan Sendiri! Hari Tanpa Bayangan Terjadi di 7 Kota Indonesia, Catat Waktunya Guys!

Bupati Kapuas menyampaikan rasa bangga kepada peserta yang akan melaksanakan pendidikan salah satunya mengikuti training di Semarang.

Ia berharap kepada peserta didik agar melaksanakan dan mengikuti kegiatan dengan baik sehingga apa yang diajarkan menjadi bekal untuk bekerja atau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Ini akan menjadi suatu pegangan atau bahan untuk ke depannya, karena kita bangga mempunyai yang namanya SMK Pelayaran yang ada di Kabupaten Kapuas. Ini sudah tentu harus kita perhatikan sama-sama," ucapnya.

Ben mengungkapkan, untuk asrama sudah diusulkan ke Gubernur Kalteng secara langsung dan sudah direalisasikan pembangunannya tetapi masih kekurangan tempat tidur dan fasilitas lainnya. Untuk itu ia meminta ke Dinas Pendidikan untuk menghitung dan segera lakukan perubahan anggaran karena bersifat hibah.

“Begitu juga nanti tolong kita usulkan lagi asrama khusus untuk puteri, segera dibuat usulannya untuk saya tanda tangan suratnya. Kita harus berusaha supaya mereka betul-betul menjalani pendidikan dengan satu tempat sehingga dapat berkonsentrasi untuk menuntut ilmu,” tuturnya.

Ia mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut, sambil menyampaikan pesan apabila ada hal-hal yang perlu dibantu oleh Pemerintah Daerah atau dibantu secara pribadi oleh Bupati nanti akan disampaikan kepada Gubernur langsung.

"Kalian harus semangat, kalian anak muda yang energik, harapan orang tua, harapan bangsa dan negara untuk dipersiapkan menjadi pemimpin di masa depan. Untuk itu harus tetap semangat dan pantang menyerah," pungkasnya sebelum melepas keberangkatan.

Baca: Amien Rais Minta Presiden Jokowi Copot Kapolri

Baca: Resmi BBM Pertamax Series Naik, Menteri ESDM: Harganya Bersaing dengan Shell dan Total

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Maritim Badransyah SPd menjelaskan kegiatan akan dilaksanakan dari tanggal 11 Oktober sampai 5 November 2018. Diklat bersifat gratis, yang ditanggung hanya perjalanan ke Semarang dan biaya penginapan.

Kemudian, ia mengungkapkan, tanggal 23 Oktober 2018 akan melaksanakan kembali MoU atau kerja sama dengan Politeknik Pelayaran Semarang.

"Jadi kegiatan ada tiga yaitu Diklat BST dan AFF, Buku Pelaut, dan penandatanganan MoU antara SMKN 1 Maritim Kapuas Kuala dan Politeknik Ilmu Pelayaran di Semarang," jelasnya. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved