Info CPNS 2018

Bagi Guru Honorer yang Tak Lolos CPNS dan PPPK, Pemerintah Janji Naikkan Honor

Apabila ada guru honorer yang gagal menjadi PNS atau PPPK, pemerintah tetap akan memperhatikan kesejahteraan mereka dengan menaikkan

Bagi Guru Honorer yang Tak Lolos CPNS dan PPPK, Pemerintah Janji Naikkan Honor
tribunkalteng.com/fadli setia rahman
Puluhan honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Kabupaten Kapuas melakukan aksi damai di depan Kantor DPRD Kabupaten Kapuas, Senin (17/9/2018) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM - Masa pendaftaran seleksi CPNS 2018 masih berlangsung hingga 15 Oktober 2018 nanti. Pendaftaran dilakukan secara online di portal SSCN BKN, yaitu sscn.bkn.go.id.

Pendaftaran bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja karena sistemnya online.

Saat ini pemerintah sedang memikirkan nasib guru honorer yang nantinya gagal dalam proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Apabila ada guru honorer yang gagal menjadi PNS atau PPPK, pemerintah tetap akan memperhatikan kesejahteraan mereka dengan menaikkan honor yang diterima.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Cek Kesalahan Ini Saat Mendaftar di Link sscn.bkn.go.id

Baca: Sevilla Dipuncak, Liga Spanyol Dinilai Paling Kompetitif Dibandingkan 5 Liga Top Eropa

Baca: Said Iqbal Ceritakan Ratna Sarumpaet Menangis dan Minta Bertemu Prabowo

"Bagi yang enggak lolos CPNS, lalu dia ke PPPK tapi enggak lolos juga, itu bagaimana? Gajinya akan disesuaikan. Pendekatannya pendekatan kesejahteraan," ujar Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Meski demikian, Moeldoko belum dapat memastikan berapa kenaikan honor yang bakal diterima guru honorer.

Menurut dia, soal angka kenaikan masih dalam tahap penghitungan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Soal itu (besaran kenaikan honor), saya belum bisa jawab pasti, karena itu ada hitung -hitungannya antara Menkeu dengan Menteri PAN-RB," ujar Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu juga mengatakan, pemerintah sudah memutuskan tidak akan lagi merekrut tenaga honorer, baik di tingkat kementerian, lembaga atau di pemerintah provinsi.

"Perintah Presiden sangat jelas, mulai saat ini tidak ada lagi pengangkatan honorer. Jadi (tenaga honorer) yang ada saat ini diselesaikan. Lalu mulai saat ini yakinkan bahwa tidak ada lagi honorer," ujar Moeldoko.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help