Kalteng Kita

Kalteng Tuan Rumah Rakor Tim Pencegahan & Penanganan Orang Hilang Nasional

Diperkirakan, jumlah peserta tamu undangan yang akan datang lebih dari 500 orang baik dari pusat, maupun dari seluruh provinsi se Indonesia.

Kalteng Tuan Rumah Rakor Tim Pencegahan & Penanganan Orang Hilang Nasional
Istimewa
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Program pemberdayaan peremouan dan perlindungan anak yang selama ini dilakukan Pemprov Kalteng, menjadi alasan pemerintah pusat menjadikan provinsi ini sebagai tuan rumah rapat koordinasi bertaraf nasional (Rakornas).

Melalui Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Perdagangan Orang (GT PP TPO), ibu kota Kalteng, Palangkaraya, dipilih untuk menjadi tempat digelarnya kegiatan dimaksud.

"Ini menunjukkan Kalteng mendapat perhatian dan perzn penting dari pemerintah pusat. Apalagi dengan event seperti ini, secara langsung juga akan memberikan ekses yang positif bagi ekonomi masyarakat," ujar anggota Tim Percepatan Pembangunan Kalteng Bidang Pendidikan Ibnu Elmi AS Pelu, Senin (8/10/2018).

Gugus tugas yang diketuai oleh Menteri PMK Ibu Puan Maharani ini akan menyelenggarakan rakornas sejak 10 sampai 13 Oktober 2018.

Baca: Lagi, Blaugrana Hanya Bermain Imbang 1-1 di Laga La Liga Spanyol, Barcelona Kontra Valencia

Baca: Laga Penutup Pekan ke-8 Liga Inggris, Manchester City Vs Liverpool Berakhir Tanpa Gol

Baca: Calon Pendaftar CPNS 2018 Jangan Tunggu Last Minute, Segera Submit Instansi yang Dilamar!

Diperkirakan, jumlah peserta tamu undangan yang akan datang lebih dari 500 orang baik dari pusat, maupun dari seluruh provinsi se Indonesia.

Dikatakanm, konsistensi Gubernur Sugianto Sabran dalam menjalankan program-program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak rupanya juga telah menarik perhatian pemerintah pusat.

Keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong Kabupaten / Kota mewujudkan kabupaten/kota layak anak dan program oengarusutamaan gender sebagian contoh upaya yg dianggap efektif untuk membantu pencegahan terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Pelaksanaan event nasional se kelas Rakornas GT PP TPPO ini diharapkan dapat memberi berbagai dampak positif bagi pemerintah dan masyarakat Kalimantan Tengah.

Dengan jumah peserta yg cukup banyak maka penerbangan, hotel dan restoran akan penuh; selain itu sektor UMKM dan sektor pariwisata juga bisa lebih bergairah dengan kedatangan ratusan peserta rapat dari luar Kalimantan Tengah.

Kondisi geografis Kalimantan Tengah yang relatif aman dan posisinya yang berada tepat di tengah-tengah NKRI serta keramahtamahan penduduknya, menjadi modal kuat bagi Kalimantan Tengah untuk menjadi tempat penyelenggaraan event-event nasional.

Tinggal ditambah dengan peningkatan akses transportasi dan keseriusan pemerintah dan masyarakat untuk selalu menjadi tuan rumah yang baik, niscaya Kalimantan Tengah akan menjadi salah satu pilihan tempat penyelenggaraan event-event nasional.

Ibnu Elmi yang ketika itu bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kalteng Rian Tangkudung, menyatakan tekadnya untuk menyukseskan kegiatan bertaraf nasional ini. Apalagi, event dimaksud juga akan dihadir banyak tamu dari berbagai daerah di tanah air.

"Seluruh masyarakat Kalteng juga berperan oenting dalam mendukung suksesnya kegiatan ini," timpal Rian Tangkudung. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help