Kilas Kasus Pembunuhan di Kapuas

Gara-gara Emosi dari Sakit Hati yang Diperturutkan, Ternyata Orang Baik Bisa Sesadis Ini

Tuan menghujani korbannya dengan sebilah parang di TKP tersebut di atas. Tak lama setelahnya pelaku bisa diamankan oleh jajaran Polres Kapuas.

Gara-gara Emosi dari Sakit Hati yang Diperturutkan, Ternyata Orang Baik Bisa Sesadis Ini
dok
Ilustrasi

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Kilas kasus penganiayaan maut lainnya di Kabupaten Kapuas yang cukup mencengangkan yakni yang terjadi di sebuah pondok di kawasan Sei Tuhum Desa Supang Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas, Selasa (11/9/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

Berlandaskan sakit hati lahan atau tanah miliknya dijadikan lapak judi dadu gurak, Kristian alias Tuan (32) menghabisi nyawa Hendro (31) orang yang berani menyalahgunakan lahan miliknya.

Tuan menghujani korbannya dengan sebilah parang di TKP tersebut di atas. Tak lama setelahnya pelaku bisa diamankan oleh jajaran Polres Kapuas.

Kronologis kejadian terungkap dalam Press Release yang digelar Polres Kapuas, sekitar sepekan setelah kejadian.

Baca: Gajinya Lebih Rp 6 Juta, CPNS 2018 Lulusan SMA Ini Paling Diminati di sscn.bkn.go.id

Baca: Formasi Ini Sepi Peminat di Penerimaan CPNS 2018, Padahal Gajinya Lebih Rp 10 Juta

Baca: Cegah Penuaan Tanpa Operasi Plastik, Ini 7 Manfaat Minum Air Hangat di Pagi Hari

Tuan pun mengakui perbuatannya dan menjelaskan kenapa dia sampai melakukan tindak pembunuhan tersebut.

"Saya sakit hati karena lahan milik saya dijadikan tempat main judi dadu," kata warga Desa Supang, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas tersebut, kala itu.

Adapun tindak pidana pembunuhan tersebut terjadi, Selasa (11/9/2018) sekitar pukul 19.00 WIB. Dimana tersangka menyerang pondok korban dengan hati berkecamuk.

Data didapat saat rilis, tersangka menyerang korban dengan sebilah parang. Seketika saat menjumpai korbannya, langsung dibacok ke arah leher sebanyak satu kali.

Kemudian korban terjatuh ke lantai dan setelah itu korban yang mau berdiri dibacok lagi di bagian punggung belakang sebanyak satu kali.

Korban sempat mencoba melarikan diri melewati lubang belakang pondok menuju luar.

Namun tersangka mengejar dari belakang dan saat itu korban terjatuh ke tanah dengan posisi telentang.

Tersangka menghampiri korbannya, duduk jongkok di atas badan korban. Kemudian parang dipegang dengan kedua tangan dan di tusuk ke arah bagian perut korban.

Tak sampai di situ saja, tersangka kembali mencabut parang yang menancap di perut korban. Diakhiri empat kali bacokan ke arah muka korban yang diketahui langsung tewas di lokasi kejadian.

"Motif pembunuhan ini sebagaimana pengakuan tersangka, karena yang bersangkutan sakit hati lahannya dijadikan tempat judi. Tersangka mempersenjatai diri dengan sebilah parang saat menyerang korban," jelas Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji didampingi Kasat Reskrim AKP Iqbal Sangaji, kala itu. (TRIBUNKALTENG.COM/Fadly)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help