Kabar Kalsel

Kebakaran Rumah di Sungaiandai, Seorang Warga Meninggal Dunia

Api kembali berkobar dan menghanguskan rumah warga di Jalan Sungai Andai Blok 1 Jalur 1 Rt 42, Komplek Permata Hijau,

Kebakaran Rumah di Sungaiandai, Seorang Warga Meninggal Dunia
istimewa/ grup whatsapp Balakar 654 Banjarmasin
Kebakaran di Sungaiandai 

TRIBUNKALTENG.COM - Si jago merah kembali menyambangi rumah warga Sungaiandai.

Api kembali berkobar dan menghanguskan rumah warga di Jalan Sungai Andai Blok 1 Jalur 1 Rt 42, Komplek Permata Hijau, Sungai Jingah, Banjarmasin Utara, Rabu (3/10/2018) pukul 10.08 Wita.

Api meluluhlantakkan dua unit rumah rusak total, dan satu unit rumah rusak ringan. Saat ini masih belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran.

Musibah kebakaran kali ini telah merenggut satu korban jiwa meninggal dunia.

Baca: Tiga Kali Jago Merah Mengamuk di Permukiman, Rumah dan Bansaw Ludes Terbakar

Baca: Terkuak Kondisi Ratna Sarumpaet, Tagar #WajahmuPlastik Jadi Trending Topik di Indonesia

Baca: Video yang Dikabarkan Letusan Gunung Soputan Beredar, BNPB: Kok Begitu Tega Menyebarkan Kebohongan

Diketahui identitas korban yaitu Muhammad Riduansyah (65). Saat ini korban sedang berada di Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin.

Anak korban, Riswandi (35) mengatakan sangat syok atas kejadian ini.

"Kondisi ayah tadi itu di kamar. Memang beliau biasa di kamar, istirahat. Karena memang beliau sedang ada penyakit stroke ringan. Kemungkinan beliau tidak bisa menyelamatkan diri lagi, karena memang kondisinya susah bergerak," tuturnya pada banjarmasinpost.co.id saat ditemui di Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (3/10/2018) siang.

Dirinya mengatakan bahwa saat kejadian hanya ada ayahnya yang di rumah. Dirinya mengaku sedang pergi ke luar. Anggota keluarga lainnya sedang bekerja dan aktivitas di luar rumah.

"Para pemadam ini tadi kan mungkin fokus memadamkan api semua. Dan memang tidak fokus lagi bahwa masih ada orang di dalam. Jadi tadi setelah api dipadamkan baru dapat dievakuasi tadi," jelasnya.

Cucu korban, Dani (21) terlihat hanya bisa termenung sambil menunggu keluarga lainnya. Sesekali dirinya mengusap mata. (banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help