Kabar Palangkaraya

Batubara Kalteng Terbaik, Sayang Banyak Tumpang Tindih Perizinan

Potensi bahan tambang khususnya batu bara yang ada di Kalimantan Tengah termasuk yang terbaik kualitasnya.

Batubara Kalteng Terbaik, Sayang Banyak Tumpang Tindih Perizinan
tribunkalteng.com/faturahman
Anggota Komisi B DPRD Kalteng, Ergan Tunjung. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Potensi bahan tambang khususnya batu bara yang ada di Kalimantan Tengah termasuk yang terbaik kualitasnya bahkan potensi tambang batubara yang ada di kawasan daerah aliran Sungai Barito terdapat jenis King Coal, kualitas nomor satu.

Meski begitu, belum semua potensi tambang tersebut bisa digali, karena di lokasi tersebut sudah banyak diberikan izin untuk pengelolaan kebun sawit dan pemanfaatan lainnya.  Akibatnya, banyak perizinan kawasan yang terjadi tumpang tindih.

Tidak itu  saja,  juga terjadi tumpang tindih  perizinan antara lahan milik masyarakat dengan perusahaan serta juga antara perusahaan dengan perusahaan. Akibatnya,penggalian potensi tambang tersebut belum optimal dilakukan.

Baca: Ratna Sarumpaet Akui Operasi Plastik, Lebam di Wajahnya Bukan Hasil Penganiayaan

Baca: Kebakaran Rumah di Sungaiandai, Seorang Warga Meninggal Dunia

Baca: MotoGP Thailand 2018 Live Trans7, Yamaha Akui Masih Cari Settingan Mesin

Anggota Komisi B yang membidangi masalah pertambangan DPRD Kalteng, Ergan Tunjung, Rabu (3/10/2018) mengatakan, pihaknya memang sudah melihat lokasi tambang di kawasan DAS Barito tersebut dan memang benar berdasarkan pengkajian memang kualitas terbaik.

"Kualitasnya King Coal, yang merupakan kualitas batu bara terbaik yang selama ini memang diincar banyak investor, untuk dieksploitasi , tetapi sayangnya banyak perizinannya tumpang tindih sehingga dalam melakukan eksploitasi dan eksplorasi kesulitan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Kalteng, Ermal Subhan, mengakui, potensi batu bara di Kalteng memang sangat potensial dan selama ini memang banyak memberikan pemasukan untuk Kalteng.

"Salah satunya dengan pembayaran royalti dari operasional perusahaan, sedangkan untuk lahan yang tumpang tindih masih dilakukan upaya untuk penyelesaiannya," ujarnya. (tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help