Gempa Bumi Donggala Palu

Penjelasan Resmi BNPN Soal Isu Gempa Susulan 8,1 SR dan Tsunami Besar Pasca Gempa Donggala

Di tengah upaya evakuasi dan penyelamatan korban gempa bumi di Sulawesi Tengah, kini mulai bermunculan informasi yang meresahkan

Penjelasan Resmi BNPN Soal Isu Gempa Susulan 8,1 SR dan Tsunami Besar Pasca Gempa Donggala
Capture/Twitter/@Sutopo_PN
BNPB memastikan jika informasi akan ada gempa susulan dan tsunami sebesar 8,1 SR adalah Hoax alias tidak benar. 

TRIBUNKALTENG.COM - Beredar kabar soal gempa susulan sebesar 8,1 SR dan tsunami besar di Palu pasca Donggala'>Gempa Donggala di masyarakat.

BNPB pun sudah memberikan keterangan resmi soal kabar gempa susulan sebesar 8,1 SR dan tsunami besar di Palu pasca Donggala'>Gempa Donggala di masyarakat itu.

Di tengah upaya evakuasi dan penyelamatan korban gempa bumi di Sulawesi Tengah, kini mulai bermunculkan sejumlah informasi yang meresahkan masyarakat. Di antaranya adalah informasi akan adanya gempa dan tsunami susulan yang lebih besar.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitternya @Sutopo_PN, Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengklarifikasi hal tersebut pada Senin (1/10/2018).

Baca: Hasil Liga Inggris : West Ham United Tundukan Manchester United 3 - 1

Baca: Penjarahan Mall & Toko Usai Gempa & Tsunami di Palu, Lihat Foto-fotonya

Baca: Bubuk Luwak White Koffie Terbakar, Ternyata Begini Penjelasan Badan POM

Sutopo pun meminta agar masyarakat mengabaikan informasi tersebut.

Menurutnya, tidak ada teknologi yang dapat memprediksi gempa dengan pasti.

Oleh karena itu, ia memastikan jika informasi yang beredar tersebut adalah hoaks alias tidak benar.

"Hoax ancaman gempa dan tsunami mulai menyebar di Kota Palu dan daerah lain.

Masyarakat resah. Mohon jika menerima informasi seperti ini ABAIKAN. Ini HOAX.

Tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti," kata Sutopo.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved