Kabar Kapuas

Tertangkap Bawa Sajam, Pria Ini Beralasan untuk Jaga Diri

Patroli cipta kondisi (cipkon) dilaksanakan jajaran Polsek Timpah, Jumat (28/9) sekitar pukul 00.30 WIB.

Tertangkap Bawa Sajam, Pria Ini Beralasan untuk Jaga Diri
istimewa/polsek timpah
Sajam yang diamankan Polsek Timpah saat operasi cipkon. 

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Patroli cipta kondisi (cipkon) dilaksanakan jajaran Polsek Timpah, Jumat (28/9) sekitar pukul 00.30 WIB. Hasilnya, menjaring seorang lelaki berinisial AP (38) yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Warga Desa Paminggir Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, itu kini diamankan di Mapolsek Timpah, Kapuas, Kalteng. Petugas pun memintai keterangan awal dari AP untuk apa dia membawa sajam tersebut.

Kepada petugas, pelaku mengakui sajam tersebut dibawa nya untuk melindungi diri saat beraktivitas di luar rumah. Kini yang bersangkutan pun harus menjalani pemeriksaan di kantor polisi karena sajam yang dibawanya.

Sementara itu, Kapolsek Timpah Iptu Syaifudin Zuhri dalam rilis yang disampaikannya, mengatakan bahwa malam itu pihaknya melakukan cipkon di wilayah hukum Polsek Timpah.

Baca: Jembatan Ponulele Palu Ambruk, Begini Kondisi Pemukiman di Bawahnya Usai Tsunami

Baca: Jelang Timnas U-16 Indonesia vs Australia, Ini Garuda Asia ke Final di Piala AFC U-16 2018

Baca: Lupa Pasword Saat Log In di sscn.bkn.go.id? Lakukan Cara Ini Mengatasinya

Saat itu personel Polsek Timpah melaksanakan patroli ke sebuah tempat santai, di Jalan Lintas Palangkaraya-Buntok, tepatnya di Desa Timpah, Kecamatan Timpah.

"Pada saat melaksanakan pemeriksaan terhadap beberapa warga di sana, kami mendapati lelaki berinisial AP itu membawa sajam didapati terselip diantara celana dan pinggang pelaku," kata Kapolsek.

Lelaki yang membawa sajam itu pun langsung dibawa ke Mapolsek Timpah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dimana

"Membawa sajam tanpa ijin akan dikenakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang larangan membawa senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," pungkasnya. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved