Kalteng Kita

Cegah Kebakaran Lahan dan Jaga Ketahanan Pangan, Perusahaan Libatkan Masyarakat

Bukan hanya itu, warga sekitar kebun juga diberikan pembinaan untuk menjaga ketahanan pangan sehingga membuka lahan pertanian

Cegah Kebakaran Lahan dan Jaga Ketahanan Pangan, Perusahaan Libatkan Masyarakat
tribunkalteng.com/faturahman
CEO Perkebunan Sinar Mas Wilayah Kalteng bagian utara, Willy Agung, (baju merah) Jumat (28/9/2018) saat memberikan keterangan seputar pencegahan kebakaran lahan sekitar kebun. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah tidak hanya dilakukan oleh pemerintah setempat.Namun juga dilakukan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Sinar Mas Agribusiness and Food perusahaan agro bisnis global dengan bisnis kelapa sawit terintegritas dari hulu hingga hilir memperluas cakupan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Ada sebanyak sepuluh desa dampingan yang berlokasi di Wilayah Kecamatan Seruyan Tengah dan Baru Ampar, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Baca: Beraroma Asap, Kabut Tebal Memenuhi Kota Palangkaraya

Baca: Jelang MotoGP Thailand 2018, Marc Marquez Akui Performa Mesin Ducati Jadi Ancaman

Baca: Kisah Momen Indah Jelang Ajal Menjemput Soeharto, Foto Bersama dan Makan Pizza

Peresmian progran DMPA tersebut dilakukan tanggal 20 September 2018 lalu sebagai upaya perusahaan untuk mencegah kebakaran hutan, kebun dan lahan (Karhutbunla) dengan melibatkan dan memberdayakan masyarakat setempat.

Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) jumlah titik panas pada pertengahan Juli 2018 di Kalteng yang mencapai 838,sehingga Kalteng nomor dua provinsi terbanyak setelah Kalimantan Barat.

CEO Perkebunan Sinar Mas Wilayah Kalteng bagian utara, Willy Agung, Jumat (28/9/2018) mengatakan, pihaknya melibatkan masyarakat dalam pencegahan kebakaran lahan, karena tanggungjawab pencegahan kebakaran lahan menjadi tanggungjawab bersama.

"Kita bersama masyarakat dalam melakukan pelatihan pencegahan kebakaran lahan, kami siapkan peralatan maupun tim prlatihnya sehingga warga juga ikut serta dalam pencegahan kebakaran lahan," ujarnya.

Bukan hanya itu, warga sekitar kebun juga diberikan pembinaan untuk menjaga ketahanan pangan sehingga membuka lahan pertanian dan tanaman lainnya untuk bisa menambah penghasilan dan warga.'Kami berikan pelatihan dan bibit termasuk untuk pemasarannya untuk warga,"ujarnya.

Sementara itu, Camat Batu Ampar , Syamsuddin Soebehan, mengharapkan, langkah kerjasama yang strategis untuk mencegah terjadinya kasus kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kalimantan Tengah.

"Ini juga menjadi moment kebangkitan masyarakat di kecamatan Batu Ampar untuk lebih mandiri melalui progran PET yang menjadi dari program DMPA kedepannya," ujarnya.(tribunkalteng.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help