Kabar Kapuas

Hadiri Hiburan Pernikahan Bawa Sajam, Pria Ini Diamankan Polsek Mentangai

Lelaki dengan senjata tajam (sajam) di pinggang ini diamankan jajaran Polsek Mantangai Polres Kapuas, Minggu (23/9) siang lalu.

Hadiri Hiburan Pernikahan Bawa Sajam, Pria Ini Diamankan Polsek Mentangai
istimewa/polsek mentangai
Ong (35) ditahan Polsek Mentangai karena kedapatan membawa sajam di acara hiburan hajatan pernikahan.

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Lelaki dengan senjata tajam (sajam) di pinggang ini diamankan jajaran Polsek Mantangai Polres Kapuas, Minggu (23/9) siang lalu.

Ong (35) kedapatan membawa sajam jenis belati saat menghadiri acara hiburan sebuah hajatan pernikahan di Desa Bukit Batu Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas.

Kini warga Dusun Bukit Buas Desa Danau Rawah, Kecamatan Mantangai tersebut harus menjalani proses pemeriksaan di Polsek Mantangai.

Ini bisa menjadi pelajaran untuk siapa saja yang berani membawa sajam tanpa ijin. Bisa berurusan dengan hukum karena sajam yang mungkin saja dapat digunakan untuk aksi kriminalitas.

Baca: Legalitas Tanah Sah, Pembangunan MAN Insan Cendikia Palangkaraya Dilanjutkan Kembali

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Begini Tata Cara Mencari Formasi CPNS di sscn.bkn.go.id

Baca: Sejumlah Media Asing Soroti Tewasnya Suporter Persija di Bandung

Kapolsek Mantangai AKP Kristanto Situmeang dalam rilisnya, Senin (24/9) mengungkapkan pelaku diamankan oleh anggotanya karena kedapatan membawa sajam.

"Saat itu anggota sedang pengamanan di sebuah hiburan acara pernikahan dan mendapati lelaki membawa sajam itu, langsung kami amankan," katanya mewakili Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji.

Dijelaskan Kapolsek, penangkapan bermula pada saat pelaku naik panggung saat acara hiburan di lokasi tersebut.

Karena panggung sudah penuh pelaku ditegur oleh personel Polsek Mantangai yang melaksanakan pengamanan untuk turun dari panggung.

Namun Ong saat itu tidak menghiraukan apa yang diminta Personel Polsek dan tidak mau turun panggung.

Merasa curiga, kemudian personel Polsek Mantangai melakukan penggeledahan badan terhadapnya.

Petugas menemukan sajam jenis belati yang diselipkan di pinggang. Pada saat hendak diamankan pelaku pun disebutkan sempat melakukan perlawanan.

Namun polisi lebih sigap saat itu dan bisa mengamankan pelaku yang selanjutnya dibawa ke Pospol Bagugus, sebelum digiring ke Polsek Mantangai guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, tersangka Ong akan dikenakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang tindak pidana memiliki, menyimpan dan membawa senjata tajam tanpa ijin.

"Adapun ancaman hukumannya yaitu 10 tahun penjara," pungkas perwira dengan pangkat balok tiga di pundak ini. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help