Bisnis dan Ekonomi

Kajian Ekonomi Keuangan dan Regional Kalteng, Triwulan III Dprediksi Menguat

Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional juga menghadirkan dosen UPR Dr Miar sebagai pembicara.

Kajian Ekonomi Keuangan dan Regional Kalteng, Triwulan III Dprediksi Menguat
Istimewa
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalteng Wuryanto menyampaikan paparan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tekanan inflasi akibat meningkatnya harga kelompok bahan makanan, menjadi catatan khusus dalam perkembangan ekonomi Kalteng.

Kemungkinan ini masih akan berlanjut pada tingginya harga angkutan barang akibat kebijakan kenaikan hargs bahan bakar minyak non subsidi.

Baca: Delapan Bulan Menikah, Angel Lelga Gugat Cerai Vicky Prasetyo?

Baca: Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Mantan Finalis Indonesian Idol Ditembak Polisi

Baca: Formasi CPNS 2018 di Kemendikbud RI, Ini Syaratnya

Fakta inilah yang terungkap dalam Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Kalteng, Kamis (20/9/2018).

"Yang mesti kita lakukan antara lain perkuatan terhadap industri kerakyatan di Kalteng. Sayangnya, selama ini produk yang dihasilkan belum sampai pada pengemasan yang memiliki nilai jual dan ini yang harus didorong," ujar Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalteng Wuryanto dalam paparannya.

Secara nasional, lanjut dia, tekanan pada melemahnya nilai tukar Rupiah akibat gelombang ekonomi yang mendera Eropa, China maupun Jepang, harus diakui sebagai sebuah pengaruh yang tidak dapat dihindari.

Namun Wuryanto meyakini, kinerja pada lapangan usaha pertambangan di Kalteng diperkirakan akan mengalami perbaikan pada triwulan III karena dorongan peningkatan permintaan negara mitra dagang utama.

Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional juga menghadirkan dosen UPR Dr Miar sebagai pembicara.

Para peserta berasal dari kalangan perbankan, asosiasi dunia usaha, serts akademisi. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help