Kriminalitas Kapuas

Lahan Miliknya Dijadikan Lapak Judi Dadu, Tuan Hujani Hendro dengan Parang Hingga Tewas

Tidak terima lahan miliknya dijadikan lapak judi dadu gurak, Kristian alias Tuan (32) menghabisi nyawa Hendro (31).

Lahan Miliknya Dijadikan Lapak Judi Dadu, Tuan Hujani Hendro dengan Parang Hingga Tewas
tribunkalteng.com/fadly setia rahman
Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji didampingi Kasat Reskrim AKP Iqbal Sangaji saat memberi keterangan terkait kasus pembunuhan dengan tersangka Tuan, Rabu (19/9) sore. 

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Tidak terima lahan miliknya dijadikan lapak judi dadu gurak, Kristian alias Tuan (32) menghabisi nyawa Hendro (31) orang yang berani menyalahgunakan lahan miliknya.

Informasi didapat, Tuan menghujani korbannya dengan sebilah parang di sebuah pondok di kawasan Sei Tuhum Desa Supang Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas hingga akhirnya korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara tak lama setelahnya, pelaku pembunuhan ini dapat diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Kapuas. Kasus ini dirilis langsung oleh Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji didampingi Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Iqbal Sangaji, Rabu (19/9) sore.

Tersangka pembunuhan pun dihadirkan saat itu. Tuan pun mengakui perbuatannya dan menjelaskan kenapa dia sampai melakukan tindak pembunuhan tersebut.

Baca: Bulog Optimistis Produksi Beras Lokal Kalteng Capai Target

Baca: Dendam Jok Motor Dirusak Latar Belakangi Bony Bunuh Seteru

Baca: Rumah Warga Jaya Karet Sampit Dibakar, Asmara Jadi Motif Pembakaran

"Saya sakit hati karena lahan milik saya dijadikan tempat main judi dadu," kata warga Desa Supang, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas tersebut.

Adapun tindak pidana pembunuhan tersebut terjadi, Selasa (11/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Dimana tersangka menyerang pondok korban dengan hati berkecamuk.

Data didapat saat rilis, tersangka menyerang korban dengan sebilah parang. Seketika saat menjumpai korbannya, langsung dibacok ke arah leher sebanyak satu kali.

Kemudian korban terjatuh ke lantai dan setelah itu korban yang mau berdiri dibacok lagi di bagian punggung belakang sebanyak satu kali. Korban sempat mencoba melarikan diri melewati lubang belakang pondok menuju luar.

Baca: Penerimaan CPNS 2018, Ini 5 Jurusan Paling Dicari

Baca: Ada Akses Jalan ke Rumah Pak Eko, Rahmat: Saya Masih Punya Rasa Kemanusiaan

Namun tersangka mengejar dari belakang dan saat itu korban terjatuh ke tanah dengan posisi telentang. Tersangka menghampiri korbannya, duduk jongkok di atas badan korban. Kemudian parang dipegang dengan kedua tangan dan di tusuk ke arah bagian perut korban.

Tak sampai di situ saja, tersangka kembali mencabut parang yang menancap di perut korban. Diakhiri empat kali bacokan ke arah muka korban yang diketahui langsung tewas di lokasi kejadian.

"Motif pembunuhan ini sebagaimana pengakuan tersangka, karena yang bersangkutan sakit hati lahannya dijadikan tempat judi. Tersangka mempersenjatai diri dengan sebilah parang saat menyerang korban," jelas Plh Kapolres Kapuas AKBP Trisaksono Puspo Aji didampingi Kasat Reskrim AKP Iqbal Sangaji. (tribunkalteng.com/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved