Kabar Kalimantan

Gelar Aksi Damai, Massa Tuntut 3 Anggota DPRD Samarinda Minta Maaf

Massa menuntut agar ketiga oknum anggota DPRD Samarinda itu untuk diadili dan diproses hukum karena terlibat dan diduga menjadi pelaku persekusi.

Gelar Aksi Damai, Massa Tuntut 3 Anggota DPRD Samarinda Minta Maaf
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Aksi damai dari forum keluarga besar Partai Gerindra Kaltim menggelar terkait dengan aksi persuksi yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kota Samarinda, Rabu (19/9/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA - Massa dari forum keluarga besar Partai Gerindra menggelar aksi damai di DPRD Samarinda, Rabu (19/9/2018).

Aksi tersebut dilakukan atas aksi persekusi yang dilakukan pada Sabtu (15/9/2018) silam, yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Samarinda, yakni AV, CU dan Sy yang berasal dari fraksi PDI Perjuangan.

Massa memulai long march dari kantor DPD Provinsi Kaltim Partai Gerindra, jalan Basuki Rahmat, hingga ke kantor DPRD Samarinda.

Baca: Bawi Lamus, Seni Tradisi Dayak Kalteng Bakal Manggung di Taman Ismail Marzuki Jakarta

Baca: Kecapi Dayak di Orkestra Bawi Lamus, Begini Kata Komposer Erwin Gutawa

Baca: Penerimaan CPNS 2018, Ini 5 Jurusan Paling Dicari

Usai melakukan orasi di halaman DPRD Samarinda, sebagian orang, aksi pun diterima untuk berdialog di ruang paripurna DPRD Samarinda, diterima oleh jajaran pimpinan, dan anggota dewan lainnya, termasuk AV dan Sy.

Massa menuntut agar ketiga oknum anggota DPRD Samarinda itu untuk diadili dan diproses hukum karena terlibat dan diduga menjadi pelaku persekusi.

Bahkan, ketiganya juga diduga melakukan penodaan, penghinaan, dan penistaan agama.

"Kami minta mereka untuk meminta maaf secara terbuka di media massa selama tiga hari berturut-turut, kalau tidak kami tidak bertanggung jawab atas kegaduhan yang terjadi nantinya," ucap Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kaltim, Sulaeman Hatasse, Rabu (19/9/2018).

Massa juga menuntut agar yang bersangkutan dapat diproses secara hukum, pasalnya perbuatannya dinilai telah membuat kegaduhan, dan melanggar hukum.

"Tangkap dan pelaku, serta adili mereka, karena telah melakukan penodaan, penistaan agama dan penghina," ucapnya.

"Pimpinan DPRD Samarinda harus tindak tegas, adili, berhentikan tiga oknum anggota dewan itu, karena tidak pantas wakil rakyat melakukan perbuatan seperti itu, melakukan persekusi terhadap warga yang menggunakan baju #2019GantiPresiden," tambahnya.

Sementara itu, dialog di ruang Paripurna berlangsung dengan panas, bahkan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kaltim, Andi Harun yang juga hadir dalam dialog itu, melontarkan ketiga oknum anggota DPRD Samarinda itu bodoh dan hina.

Hingga pukul 11.00 Wita, dialog masih berlangsung di ruang Paripurna DPRD Samarinda. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Dialog Terkait Persekusi yang Diduga Dilakukan Oknum Anggota DPRD Samarinda Berlangsung Panas, http://kaltim.tribunnews.com/2018/09/19/dialog-terkait-persekusi-yang-diduga-dilakukan-oknum-anggota-dprd-samarinda-berlangsung-panas.
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved