Kalteng Kita

Tangani Kasus Mafia Tanah, Kapolda Kalteng Kerahkan Semua Kapolres

Polda Kalimantan Tengah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan kerjasama dalam penyelesaiannya.

Tangani Kasus Mafia Tanah, Kapolda Kalteng Kerahkan Semua Kapolres
tribunkalteng.com/faturahman
Para Kapolres dan Kepala BPN se Kalteng, Selasa (18/ 9/2018) bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Anang Revandoko dan Kepala BPN Kalteng, Pelopor saat melakukan Mou pemberantasan mafia tanah di Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Banyaknya kasus sengketa lahan yang terjadi di Kalimantan Tengah yang belum tuntas menjadi perhatian penegak hukum.

Polda Kalimantan Tengah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan kerjasama dalam penyelesaiannya.

Polda Kalteng dan Badan Pertanahan Nasional Kalteng, Selasa (18/9/2018) melakukan Memorandum of Understanding (MoU) penyelesaian konflik sengketa lahan dan mafia tanah di Provinsi Kalimantan Tengah yang selama ini sangat merugikan masyarakat.

Baca: Buntut Sengketa Lahan, Satu Pekerja Proyek Parit Batas HGU Diamuk Warga

Baca: Beredar Link Materi Seleksi CPNS 2018, Ini Klarifikasi Kemenpan-RB

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di Kanwil Kemenag Kalteng, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Kerjasama pemberantasan mafia lahan tersebut bukan hanya dituangkan dalam MoU antara Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko dan Kepala BPN Kalteng, Pelopor semata, tetapi juga dilakukan oleh semua Kapolres se Kalteng dan Kepala BPN Kabupaten dan kota se Kalteng.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko , mengatakan, pihaknya melakukan kerjasama dalam pemberantasan mafia lahan tersebut, karena jumlah laporan sengketa lahan yang masuk ke Mapolda Kalteng, hingga saat ini lebih dari 500 perkara di Mapolda maupun yang ada di masing-masing Polres.

"Hingga saat ini ada sebanyak 500 laporan perkara lahan yang masuk ke Polda Kalteng, ada yang sudah diproses ,ada juga yang masih dalam tahap proses, agar perkara lahan tersebut bisa terselesaikan, dilakukan kerjasama," ujar Kapolda.

Kapolda Kalteng, mengatakan, pihaknya akan melakukan penyesuaian data laporan yang masuk ke Polda Kalteng dan BPN dan berusaha menyelesaikannya, dengan adanya kerjasama tersebut akan memudahkan dalam pemecahannya.

"Dengan kerjasama ini, kami berharap bisa memperkecil laporan sengketa lahan yang terjadi di Kalteng, kami juga mengerahkan semua kapolres untuk ikut turut memberantas mafia lahan di daerah masing-masing," ujarnya. (tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help