Kabar Haji

Sempat Dirawat di RSUD Ulin, Begini Kabar Terbaru Satroli Jamaah Haji Asal Kotim

Satroli yang ketika itu didampingi sang istri, dipulangkan dari Banjarmasin ke Palangkaraya menumpang pesawat carteran

Sempat Dirawat di RSUD Ulin, Begini Kabar Terbaru Satroli Jamaah Haji Asal Kotim
Istimewa
Jamaah yang tergabung tergabung dalam Keloter 8, yakni jamaah asal Kabupaten Barito Selatan, Sukamara, Gunungmas, dan Barito Timur, tiba di Debarkasi Haji Syamsuddin Noor, Selasa (11/9/2018). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sempat menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin, Satroli bin Saton, jamaah haji asal Kotawaringin Timur, akhirnya diperbolehkan pulang ke daerah asalnya.

Izin kepulangan itu diberikan setelah kondisi Satroli yang terbang dalam Keloter 11, diketahui memiliki suhu tubuh yang tinggi.

"Memang benar jamaah haji Kalteng yang sempat dirawat di Banjarmasin telah diperbolehkan pulang,” ujar Kasi Surveilans KKP Palangkaraya, Eman Prastyo seperti dikutip dari kemenag Kalteng, Selasa (18/9/2018).

Baca: Suhu Badan Tinggi, Satu Jemaah Kloter 11 Asal Kotim Dirujuk ke RS Ulin Banjarmasin

Baca: Suci Sindir Nikah Siri, Sunu Ex Matta Akhirnya Meledak, Fitnah Dunia

Baca: Dimula Rabu (19/9), Ini Niat Sekaligus Keutamaan Puasa Tasua 9 Muharram dan Asyura 10 Muharram

Satroli yang ketika itu didampingi sang istri, dipulangkan dari Banjarmasin ke Palangkaraya menumpang pesawat carteran yang membawa rombongan jamaah haji Keloter 13.

Dikatakan Eman, Satroli didiagnosa sakit radang paru-paru. Namun KKP Palangkaraya sendiri tetap akan memonitor perkembangan kesehatan yang bersangkutan melalui kartu kewaspadaan kesehatan jamaah haji.

“Kami akan terus memonitor perkembangan jamaah yang bersangkutan melalui K3JH. Memang ada obat dari rumah sakit yang secara rutin harus dikonsumsi agar pak Satroli benar-benar sehat,” kata Eman.

Seperti pernah diberitakan, Satroli adalah satu dari 215 jamhaj Kotim yang masuk dalam kloter 11. Ketika tiba di Banjarmasin, suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius sehingga harus menjalani observasi lanjutan dan akhirnya dirawat di RSUD Ulin.

"Untuk pemulangannya ke Sampit dari Palangkaraya, Dinas Kesehatan Kotim menyediakan ambulans," kata Koordinator bidang informasi dan humas PPIHD Kalimantan Tengah, M. Arpani. . (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved