Kabar Kalsel

Ditinggal ke Warung Kopi, Api Ludeskan Rumah Husaini

Api kembali berkobar di Desa Murung B, Tarlaga, Kecamatan Hantakan, sekitar pukul 06.05 Wita meludeskan dua unit rumah.

Ditinggal ke Warung Kopi, Api Ludeskan Rumah Husaini
banjarmasinpost.co.id/hanani
Kebakaran di Desa Murung B, Tarlaga, Kecamatan Hantakan meludeskan dua rumah yang dalam kondisi kosong. 

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI - Untuk kesekian kalinya kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (hst). Setelah Minggu  (16/9) kemarin tiga keluarga kehilangan tempat tinggal di Desa Haruyan Seberang, Kecamatan Haruyan, Senin (17/9/2018) api kembali berkobar di Desa Murung B, Tarlaga, Kecamatan Hantakan, sekitar pukul 06.05 Wita. Dua keluarga kehilangan tempat tinggal saat rumah dalam keadaan kosong.‎

Informasi yang dihimpun banjarmasinpost.co.id, pemilik rumah tersebut, Husaini (60), saat kejadian sedang ke warung kopi untuk sarapan pagi. Sedangkan satu rumah lagi, Sarikin (45) sedang berkunjung ke tempat keluarganya di Desa Margasaroi, Kabupaten Tapin. Kedua rumah tersebut terbakar 100 persen.

Baca: Laga Persib Bandung Vs Persija Jakarta di Liga 1 Lagi-lagi Diundur, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Dengan bantuan sejumlah unit BPK, antara lain BPK Bima Sakti, BPK Arida, BPK naufal Fire, BPK Abur Bukat, BPK Pasar Satu Barabai, api pun dapat dikuasai, sekitar pukul 07.50 wita sehingga tak sampai menjalar lebih luas.

Baca: Jelang Pelantikan Walikota, Dewan Siapkan Rapat Paripurna Sertijab

Baca: Pakai Kursi Roda, Mat Solar si Bajaj Bajuri Hadiri Wisuda Putranya, Begini Kondisi Kesehatannya

Tidak ADA korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun berdasarkan data diperoleh, kerugian ditaksir Rp 300 juta. Satu unit sepeda motor ikut terbakar dalam peristiwa itu.

Menurut sumber dari Koramil setempat, saat kejadian, kedua rumah kosong. Husaini yang rumahnya menjadi asal ditemukan api sedang duduk di warung untuk sarapan pagi yaitu warung milik Kifli (38). Jarak dari warung ke rumah korban sekitar 25 meter. Api pertama kali disaksikan oleh Iki dan Idar, warga setempat.

"Keduanya melihat api langsung membesar dari ruang tengah rumah Husaini, yang terbuat dari kayu tersebut dan dengan cepat menjalar ke rumah sebelahnya milik Sarikin yang sedang ke Rantau,"kata Danramil Kapten Abdi Hermianto, yang juga Plh Pari Teritorial Kodim 1002 Barabai.

Warga kemudian berusaha memadamkan api dengan perlengkapan seadanya, namun tak berhasil. Baru setelah 15 menit kemudian BPK berdatangan, dan sekitar pukul 07.50 wita, api berhasil dipadamkan.Sementara, untuk korban kebakaran, mengungsi ke rumah keluarganya yang tinggal di desa tersebut.

Baca: Topan Mangkhut Hantam China Setelah Tewaskan 64 Orang di Filipina

Baca: Ini Sosok Bripda Poliansyah, Anggota Polda Kalteng Peraih 2 Medali di Asian Games 2018

Mengenai menyebab api berkobar, Abdi mengatakan, sedang ditangani Polsek Hantakan, untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

Diapun mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat pergi meninggalkan rumah, baik siang, malam maupun pagi hari. Saat meninggalkan rumah pastikan peralatan yang berhubungan dengan listrik, kompor, obat nyamuk bakar, dan lain-lain tak menyala. Sebab, musibah kebakaran, makin sering terjadi di wilayah HST. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help