Disindir Pasiennya Sales Vaksin, Jawaban Bidan Ini Bikin Bidan Sadar

Tapi sang bidan kemudian punya cara lain agar pasiennya itu sadar bahwa vaksin diperlukan untuk anak-anak.

Disindir Pasiennya Sales Vaksin, Jawaban Bidan Ini Bikin Bidan Sadar
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi pemberian vaksin 

TRIBUNKALTENG.COM - Seorang ibu yang hendak melahirkan menolak calon bayinya untuk diberi vaksinasi Measles-Rubella (MR).

Menurutnya, meski Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memperbolehkan dengan alasan darurat, namun menurutnya hal itu tidak diperlukan.

Ia pun meminta kepada bidan yang akan menolong persalinannya untuk tidak memberikan vaksin MR.

Sang bidan pun menghargai keputusan calon ibu itu untuk tidak memberikan vaksin kepada calon bayinya nanti.

Baca: MUI Benarkan Vaksin MR Mengandung Babi, Tapi Fatwa MUI Boleh Digunakan dengan Alasan Ini

Baca: Pesta Pernikahan Meriah Berubah jadi Kepanikan, Videonya Viral

Baca: Rafatar Ngamuk Mintai Mainan, Raffi Ahmad Marah ke Nagita Slavina Sampai Ucapkan Kata Ini

Namun rupanya sang bidan merasa tak terima dengan isi pesan yang disampaikan pasiennya itu di WhatsApp.

Ia tak terima lantaran tenaga kesehatan yang menyuruh pasiennya vaksin itu disebut tak lebih seperti sales.

Bahkan sang pasien pun menanyakan apakah sang bidan termasuk sales vaksin atau bukan.

Sang pasien pun mengaku punya alasan mengatakan hal demikian.

Yakni, menurutnya meski diberbolehkan dan statusnya mubah karena dianggap darurat, tapi menurutnya pemberian vaksin pada anaknya bukan hal yang darurat.

Tapi sang bidan kemudian punya cara lain agar pasiennya itu sadar bahwa vaksin diperlukan untuk anak-anak.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved