Lahir Tanpa Tangis, Jenazah Bayi Bermata Satu Itu Dikebumikan Dinihari

Istri dari Tatan ini tak pernah menyangka anaknya akan terlahir dengan kelainan fisik dan meninggal dunia sekitar tujuh jam

Lahir Tanpa Tangis, Jenazah Bayi Bermata Satu Itu Dikebumikan Dinihari
Tribun Medan
Kolase foto ibu dan bayi penderita sindrom cyclops 

TRIBUNKALTENG.COM, PANYABUNGAN - Ibu bayi bermata satu (Cyclops syndrome) yang lahir di RS Panyabungan, Mandailing Natal tampak begitu lemas.

Tatapannya kosong. Jarum infus juga terlihat masih menempel di lengan kirinya.

Istri dari Tatan ini tak pernah menyangka anaknya akan terlahir dengan kelainan fisik dan meninggal dunia sekitar tujuh jam pascadilahirkan.

Surianti merupakan warga Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal.

Baca: 5 Fakta Bayi Lahir Mata Satu dan Tanpa Hidung di Mandailing Natal

Baca: Ini 7 Fakta Terbaru Akses ke Rumah Eko Purnomo yang Diblokade Tembok Tetangga

Baca: Setelah 7 Tahun Dinyatakan Meninggal Dunia, Pria Ini Muncul Dalam Kondisi Hidup

Anak bungsunya itu terlahir dengan mata satu dan tidak memiliki hidung. Secara medis, kondisi ini disebut Cyclopia.

Surianti tampak masih tertidur di kasur rawat RSUD Panyabungan, Mandailing Natal, saat ditemui Jumat (14/9/2018) siang. 

Tidak terlihat sanak saudara maupun tetangga di ruang rawat saat itu. Hanya tampak seorang anak laki-laki yang sedang berbaringan di lantai dekat Surianti dirawat.

Anak laki-laki tersebut merupakan anak kedua Surianti.

Suaminya, Tatan, tidak mendampingi Surianti karena masih menenangkan diri di kediamannya yang tak jauh dari RSUD Panyabungan.

Tak lama berselang, seorang perempuan paruh baya datang menghampiri Surianti yang ketika itu masih terbaring lemas.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help