Kalteng Kita

Diawasi KPK dan BKN, Ini 4 Tempat Lokasi Seleksi CPNS 2018 di Kalteng

pelaksanaan seleksi CPNS 2018 akan dilakukan pada empat titik yakni di Palangkaraya dua titik yakni di Kantor UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Diawasi KPK dan BKN, Ini 4 Tempat Lokasi Seleksi CPNS 2018 di Kalteng
TRIBUNKALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Ilustrasi - Peserta seleksi CPNS 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2018 ini akan menggelar seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 yang akan dipusatkan pada empat titik lokasi tes.

Rencananya, pelaksanaan seleksi CPNS 2018 akan dilakukan pada empat titik yakni di Palangkaraya dua titik yakni di Kantor UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi.

Sedangkan empat lokasi seleksi CPNS 2018 lainnya dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Barito Utara, sedangkan formasi yang tersedia dalam tes CPNS kali ini mencapai 60 an .

Baca: Terkait Jatah Rehabilitasi Dana Gempa, Oknum DPRD di NTB Terjaring OTT Kejaksaan

Baca: 5 Fakta Bayi Lahir Mata Satu dan Tanpa Hidung di Mandailing Natal

Baca: Ini 7 Fakta Terbaru Akses ke Rumah Eko Purnomo yang Diblokade Tembok Tetangga

"Jatah untuk Pemprov Kalteng 358 yang kebanyakan untuk formasi tenaga guru dan kesehatan, sedangkan teknis sedikit saja, ada 60 formasi untuk Kalteng,"ujar Pj Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, Sabtu (15/9/2018).

Dikatakan dia, pelaksanaan tes seleksi CPNS kali ini sangat ketat, karena akan diawasi langsung oleh lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pengawas dari BKN Pusat yang langsung memantau ke lokasi pelaksanaan tes tersebut.

Bukan hanya itu, dalam pelaksanaan pendaftaran hingga pelaksanan tes juga dilakukan aecara online, dan seleksi menggunakan sistem computer asisted test (CAT)."Hasil tes bisa langsung diketahui setelah peserta melakukan ujian,"ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga Palangkaraya yang berminat akan mencoba ikut seleksi CPNS tahun ini, karena menilai pelaksanaan kali ini lebih fair, karena menggunakan sistem CAT yang hasilnya langsung diumumkan secara transparan.

"Aku sudah dua kali ikut seleksi, memang selama ini gagal terus, mudah-mudahan dalam seleksi yang akan di gelar tahun ini bisa dapat, karena sistemnya lebih fair dibandingkan pelaksanaan yang sebelumnya,"ujar Hidayat, almuni Universitas Palangkaraya.

(TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help