Kabar Kalsel

Tiga Kali Jago Merah Mengamuk di Permukiman, Rumah dan Bansaw Ludes Terbakar

Kurang dari 24 jam, si jago merah membuat geger dengan mengamuk di tiga lokasi permukiman di wilayah Kabupaten Tabalong.

Tiga Kali Jago Merah Mengamuk di Permukiman, Rumah dan Bansaw Ludes Terbakar
istimewa
Kobaran api saat kebakaran di Desa Kembang Kuning. 

TRUBUNKALTENG, TANJUNG - Kurang dari 24 jam, si jago merah membuat geger dengan mengamuk di tiga lokasi permukiman di wilayah Kabupaten Tabalong.

Pertama kali, kobaran api membuat panik warga di seputaran Desa Kembang Kuning, kecamatan Haruai, Kamis (13/9/2018) dari sekitar pukul 18.0 hingga pukul 19.50 wita.

Barisan pemadam kebakaran di lokasi ini harus bekerja keras karena jago merah muncul di wilayah permukiman penduduk yang lumayan padat. Dalam musibah kebakaran di Desa Kembang Kuning ini sebanyak empat buah rumah warga hangus terbakar.

Baca: VIDEO: Ridwan Kamil Terkunci di Kamar Mandi, Begini Gubernur Jawa Barat Panjat Pintu Kamar Mandi

Baca: Bikin Status WhatsApp Bisa Kelap-kelip, Tampilan Jadi Ciamik!

Masing-masing rumah Krisil Vanos (47), Juli Krisanto (31), Elina upah, (70) dan rumah Nuryati Janir (80).  Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun dengan terbakarnya empat buah rumah warga ini maka kerugian yang terjadi mencapai sekitar Rp. 700 juta.

Amukan si jago merah kembali terjadi, Jumat (14/9/2018) subuh sekitar pukul 04.00 wita di Desa Solan, kecamatan Jaro. Seperti saat mengamuk di Desa Kembang Kuning, amuk si jago merah juga membuat rumah warga hangus terbakar

Di Desa Solan ini kobaran api membara hingga satu setengah jam dan membuat tiga bangunan terbakar. Bangunan yang terbakar adalah bansaw milik Arbain (50), rumah dari Maryanto (40) dan juga bidakan empat pintu milik Irwandi (24).

Dari tiga bangunan yang terbakar dalam musibah ini kerugian material ditaksir mencapai Rp 450 juta.

Selang beberapa jam kebakaran kembali terulang, Jumat (14/9/2018) pagi sekitar pukul 10.00 wita di Gunung Sari, Kelurahan Belimbing, kecamatan Murungpudak. Kebakaran ini kobaran api menghanguskan sebuah gudang yang digunakan sebagai kandang ternak.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasubaghumas Iptu H Ibnu Subroto, dikonfirmasi, membenarkan adanya tiga musibah kebakaran itu.

"Iya benar ada tiga kejadian kebakaran. Untuk asal api masih diselidiki dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," katanya.

Baca: Lakukan Ritual Seks Bebas, Sekolah Yoga di Thailand Ini Bikin Heboh

Baca: Kabut Sempat Ganggu Jarak Pandang, Pesawat Kedua Telat Tiba di Tjilik Riwut

Terpisah Kepala BPBD Tabalong, Alfian, menyampaikan, pihaknya sudah ada menyalurkan bantuan logistik untuk korban kebakaran di dua lokasi.

"BPBD dan Dinsos Tabalong sudah menyerahkan bantuan untuk korban di Kembang Kuning dan Desa Solan," katanya.

Kemudian terkait dengan musibah kebakaran beruntun ini, baik yang menimpa permukiman dan lahan, Alfian, mengimbau agar bisa lebih waspada terhadap barang-barang yang bisa menjadi pemicu munculnya api, seperti kompor, peralatan listrik, obat nyamuk atau lainnya.

Kemudian apabila menemui ada terjadi kebakaran diharapkan segera melaporkan ke pihak terkait agar bisa ditangani secara cepat. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved