Kabar Kalsel

Serunya Gowes Ke Air Terjun, Lelah Terbayar Keindahan Air Terjun Rampah Tamaung

Pecinta gowes asal Barabai yang tergabung di ART3 atau Asal Rame Tunjak Tunti Tarus menjajalgowes wisata Air terjun Rampah Tamaung.

Serunya Gowes Ke Air Terjun, Lelah Terbayar Keindahan Air Terjun Rampah Tamaung
istimewa
Goweser yang tergabung dalam ART3 atau Asal Rame Tunjak Tunti Tarus saat gowes ke kawasan wisata Air terjun Rampah Tamaung Hulu Sungai Tengah (HST). 

TRIBUNKALTENG.COM, BARABAI - Bagaimana rasanya jika gowes seharian penuh tanpa henti. Nah pengalaman ini sudah dirasakan para pecinta gowes asal Barabai yang tergabung di ART3 atau Asal Rame Tunjak Tunti Tarus.

Para pegowes yang memiliki sekretariat di Jalan PHM Noor Seberang rumah makan Goyang Lidah Barabai berangkat untuk menuju ke kawasan wisata Air terjun Rampah Tamaung Hulu Sungai Tengah.

"Bayangkan untuk menuju ke sana memakan waktu seharian penuh," kata founder sekaligus anggota ART3, Rahmat Hidayat.

Dayat menambahkan karena disana para anggota bisa merasakan suasana alami daerah Pegunungan Meratus.
Kendati banyak menguras tenaga menuju lokasi wisata namun para anggota mengaku puas terhadap pemandangan indah yang ada di daerah tersebut.

Baca: Bupati Eddy Raya Janji Bangun Infrastruktur Desa Bundar

Baca: Dulu Labrak Pelakor dan Sawer dengan Uang Ratusan Ribu, Begini Kabar Bu Dendy Sekarang

"Inikah gowes terjauh yang kami datangi," ujar Dayat sapaan Rahmat Hidayat.

Mengenai komunitasnya, Dayat mengaku komunitas ART3 dibentuk berawal dari lima anggota yang memiliki hobi yang sama yaitu suka gowes bersama.

"Laku kami membentuk komunitas ART3 Family. Membentuknya setelah mengikuti event Barajah Sialing di Tanjung Tabalong awal 2018," kata Dayat.

Dayat menambahkan hingga kini anggotanya sudah bertambah menjadi 49 orang.
Para anggota ART3 ujar Dayat datang dari beragam kalangan mulai dari tergabung dalam komunitas ART3 yaitu ada PNS, aparat desa, pedagang, wirasawasta.

Baca: Geger Pengeroyokan di Pekauman Banjarmasin, Uncuy Tewas, Begini Kronologisnya

Baca: Sapi Merah Lahir di Isreal, Disebut Tanda Kiamat hingga Perang Akhir Zaman!

Sementara untuk gowes sendiri Dayat menjelaskan biasanya dilakukan setiap Minggu yaitu gowes bareng dan kopdar bersama anggota ART3 Family.

"Biasanya juga gowes dilakukan setiap tanggal merah juga," ujar dia.
Untuk rutenya kata Dayat biasanya mwreka mencari daerah tanjakan yaitu Hantakan, Haruyan, Batang Alai Timur.
Kedepan Dayat berharapannya bersepeda di kabupaten Hulu Sungai Tengah khususnya dapat menjalin silaturahmi antar sesama anggota ART3 dan Goweser MTB HST serta bersepeda Kalsel umumnya.(banjarmasinpost.co.id/khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help