Bisnis dan Ekonomi

Hasil Penelitian, Mata Uang Digital Diprediksi Bertahan di Masa Depan

mayoritas dari 141 eksekutif industri keuangan percaya bahwa berbagai peraturan akan berkembang untuk mengatur cryptocurrency.

Hasil Penelitian, Mata Uang Digital Diprediksi Bertahan di Masa Depan
YaleNews - Yale University
Cryptocurrency, mata uang digital. 

TRIBUNKALTENG.COM , NEW YORK - Greenwich Associates, sebuah perusahaan konsultan, mengungkap penelitian. Dirilis Rabu (12/9/2018), disebutkan lebih dari 70 persen eksekutif institusi keuangan yang disurvei percaya bahwa mata uang digital atau cryptocurrency akan memiliki tempat di masa depan.

"Mereka memberi tahu kami bahwa cryptocurrency tidak akan lenyap, cryptocurrency akan tetap bertahan," kata Wakil Presiden dalam Struktur Pasar dan Kelompok Teknologi Greenwich Associates Richard Johnson yang merupakan penulis laporan tersebut, dilansir dari Forbes, Kamis (13/9/2018).

Survei ini menemukan bahwa mayoritas dari 141 eksekutif industri keuangan percaya bahwa berbagai peraturan akan berkembang untuk mengatur cryptocurrency. Hal itu akan mengarah pada pertumbuhan dan inovasi, meski banyak yang gagal.

Baca: Bank Indonesia Kaji Penerbitan Mata Uang Digital Jadi Alat Pembayaran

Baca: Pesepak Bola Premier League Dituduh Perkosa Gadis di Bawah Umur

Baca: Sebut Ibunya Dianiaya dan Diikat Mirip Binatang, Siliyana Curhat Penderitaannya ke Facebook

Sebanyak 10 persen responden percaya bahwa cryptocurrency akan tetap menjadi aset kelas pinggiran. Sementara 10 persen lainnya mengatakan bahwa peraturan ketat akan menghilangkan cryptocurrency dari industri.

Tahun ini adalah tahun yang sulit diprediksi untuk pasar aset digital tersebut. Hal ini karena mata uang digital telah jatuh lebih dari 70 persen dari puncaknya pada bulan Januari 2018. Sementara itu, ketidakpastian peraturan juga terus menghantui.

Diketahui bahwa Komisi Perdagangan dan Sekuritas (SEC) AS menolak sembilan pengajuan untuk perdagangan bitcoin bulan lalu.

Laporan ini mengidentifikasi dua bidang utama yang sedang dikembangkan untuk membantu cryptocurrency lebih mudah diakses oleh bank, manajer aset, dan lembaga keuangan besar lainnya.

Penulis: Putri Syifa Nurfadilah
Sumber: Forbes

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://ekonomi.kompas.com/ dengan Judul:
Meski Jatuh-Bangun, Cryptocurency Akan Bertahan di Masa Depan

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved